DPD RI Raih Opini WTP 15 Kali dari BPK Sejak 2006

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 18:48 WIB
Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti
Foto: DPD RI
Jakarta -

DPD RI menyabet opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk ke-15 kalinya sejak tahun 2006. Hal itu sebagaimana terungkap dalam laporan hasil pemantauan atas tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK sampai dengan Semester II Tahun 2020 pada DPD RI di Jakarta.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan sejak awal dirinya memimpin salah satu fokusnya adalah pada hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan anggaran.

"Sejak awal, saya menekankan agar penggunaan anggaran ini benar-benar diarahkan untuk kepentingan rakyat. Saya tidak mau sedikit pun ada penyimpangan. Hal ini yang saya tekankan sedari awal saya memimpin lembaga ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).

Senator asal Jawa Timur itu juga meminta kepada anggotanya untuk betul-betul memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah. "Uang rakyat sudah semestinya dikembalikan kepada rakyat melalui perjuangan aspirasi sebagaimana tagline DPD RI yakni 'Dari Daerah untuk Indonesia'," tuturnya.

Oleh karenanya, Mantan Ketua Umum PSSI ini tak mau penggunaan uang rakyat dihambur-hamburkan tanpa ada output yang jelas untuk kepentingan rakyat. Menurutnya, untuk kepentingan rakyat DPD RI tak boleh main-main.

DPD RIDPD RI Foto: dok. DPD RI

LaNyalla berharap pemeriksaan keuangan DPD RI oleh BPK RI harus zero temuan. Artinya, tak ada lagi kekeliruan dalam penggunaan anggaran meski hanya bersifat administratif.

"Target kita ke depan harus zero temuan. Artinya, semua anggaran harus digunakan dan dialokasikan sesuai ketentuan," pungkasnya.

(prf/ega)