Suasana Haru Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 12:09 WIB
Jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang diserahkan kepada keluarga (Firda/detikcom).
Jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang diserahkan kepada keluarga. (Firda/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) telah menyerahkan jenazah Petra Eka alias Etus bin Suhendar, korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, ke pihak keluarga. Serah-terima jasad Petra dilakukan di Gedung Instalasi Forensik RS Polri.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 09.50 WIB, Selasa (14/9), keluarga Petra mendatangi Gedung Instalasi Forensik RS Polri, tempat proses identifikasi jenazah. Tak lama kemudian, peti jenazah Petra bertuliskan nomor kantong jenazah 0022.PMJ/RSPOLRI/0028 dikeluarkan dari gedung.

Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah Petra dikeluarkan. Tampak Evi Nilasari, ibunda almarhum Petra, berdiri sambil menangis di samping peti jenazah putranya.

Peti jenazah Petra kemudian dimasukkan ke mobil ambulans Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM yang sudah terparkir tepat di depan ruang forensik sebelum dibawa menggunakan Ambulans Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM

Diberitakan sebelumnya, Petra merupakan satu dari 18 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang yang telah teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri pada Senin (13/9).

"Kantong jenazah nomor 0028 teridentifikasi sebagai Petra Eka bin Suhendar pria 25 tahun yang beralamat di Jalan Manggis, Manggarai, Jakarta Selatan, teridentifikasi berdasarkan DNA dan medis," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Senin (13/9/2021).

Jenazah almarhum Petra berhasil diidentifikasi berkat sampel DNA ayah kandungnya yang didapat dari posko antemortem di RS Polri Kramat Jati.

"Jenazah dengan nama Petra Eka alias Etus bin Suhendar diidentifikasi berdasarkan DNA dengan sampel pembanding dari ayah kandungnya bernama Suhendar," kata Sespusdokkes Polri Kombes Pol Pramujoko dalam kesempatan yang sama.

Sempat Bilang Ingin Pulang

Evi Nilasari (48), ibunda almarhum Petra, mengatakan bahwa dirinya sempat berkomunikasi dengan Petra via direct message Instagram. Evi menceritakan mendiang Petra terakhir kali mengunggah pesan di Instagram bilang ingin pulang.

"Di Instagram, karena dia punya handphone dihancurin petugas katanya. Jadi chatting-nya lewat Instagram, ke Instagram saya. Dia terakhir pasang status di Instagram, 'akhir-akhir ini gak tahu kenapa selalu kepikiran pulang'. Ternyata bukan pulang ke rumah, tapi pulang ke asal," ujar Evi sambil menangis di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021) lalu.

Pada insiden kebakaran tragis di Lapas Tangerang, sebanyak 41 narapidana (napi) tewas di lokasi dan 81 korban luka terdiri atas 73 luka ringan dan 8 luka berat.

Simak video 'Kalapas Tangerang Penuhi Panggilan PMJ Terkait Kasus Kebakaran':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)