Strategi Hidup Bersama COVID: Orang Berstatus Hitam Langsung Dikarantina

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 20:29 WIB
Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan saat wawancara untuk detikcom di acara Blak-blakan, Kamis (19/7).
Luhut Pandjaitan (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah mempersiapkan strategi hidup bersama COVID-19. Ada tiga kunci utama, salah satunya adalah penanganan orang berstatus hitam.

"Pertama, cakupan vaksinasi tinggi, terutama untuk kelompok rentan seperti lansia," kata Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Pandjaitan, menyebutkan poin pertama strategi utama hidup bersama COVID-19.

Luhut yang juga merupakan Menko Kemaritiman dan Investasi berbicara dalam siaran pers lewat video di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/9/2021).

"Kedua, penerapan 3T (testing, tracing, treatment), termasuk penerapan isoter (isolasi terpusat) maksimal. Isoter menjadi sangat penting," kata Luhut.

Dia menjelaskan, orang-orang yang terkonfirmasi mengidap COVID-19 bakal langsung ditangani dan diisolasi di lokasi isoter. Orang-orang ini disebut sebagai orang berstatus hitam dalam sistem PeduliLindungi. Misalnya, orang yang ternyata diketahui positif COVID-19 saat pemeriksaan masuk mal, maka orang tersebut akan langsung diisolasi.

"Nanti orang-orang yang kena pada status hitam di PeduliLindungi akan kita segera tangani, di mal itu misalnya, diperiksa, langsung akan kita bawa ke karantina terpusat, untuk menghindari penularan ke orang-orang lain," tutur Luhut.

Selanjutnya, kunci ketiga dalam strategi hidup bersama COVID-19.