PKB: Apa Iya Gibran Mau Tinggalkan Solo?

Eva Safitri - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 16:07 WIB
Wasekjen PKB Daniel Johan (Gibran/detikcom)
Ketua DPP PKB Daniel Johan (Gibran/detikcom)
Jakarta -

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta menyebut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming layak memimpin Jakarta. Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan Gibran lebih baik menuntaskan tugasnya di Solo terlebih dahulu.

"Rasanya lebih baik bila membangun Solo tuntas dahulu apalagi Mas Gibran juga masih muda dan panjang waktu pengabdiannya untuk bangsa," kata Daniel kepada wartawan, Senin (13/9/2024).

"Tapi pada akhirnya tergantung dari keputusan Mas Gibrannya sendiri, meskipun apa iya Mas Gibran mau meninggalkan Solo," ujar Daniel.

Meski begitu, menurut Daniel, pantas saja Gibran memimpin Jakarta. Namun akan menjadi poin tambahan jika Gibran sukses membangun Solo terlebih dahulu.

"Kalau masalah layak, ya, layak dan pantas saja, apalagi bila bisa menunjukkan gebrakan-gebrakan dalam pembangunan di Solo saat ini," ujarnya.

Daniel mengatakan kepemimpinan Gibran di Solo masih terlalu singkat dan karena itu gebrakan belum terlihat. Daniel yakin Gibran bakal sukses seiring waktu.

"Karena waktunya masih terlalu singkat, belum terlalu gereget gebrakannya, tapi waktu akan membuktikan dan kita yakin Mas Gibran akan lakukan dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, PWNU DKI mengundang Gibran dalam acara donor darah. Acara tersebut juga dihadiri Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

PWNU DKI memanggil Gibran dengan 'Gus Gibran'. Sebutan 'Gus Gibran' itu dilayangkan pertama kali oleh Ketua PWNU DKI Samsul Ma'arif dan Ketua Satgas Donor Darah dan Plasma Konvalasen PWNU DKI KH Asyik Samsul Huda ketika Gibran menghadiri acara donor darah PWNU DKI itu.

Dihubungi terpisah, Samsul berpendapat 'Gus Gibran' sudah waktunya memimpin cakupan wilayah yang lebih besar lagi. Jakarta, terang Samsul, dinilai jadi wilayah yang cocok untuk Gibran.

"Layak memimpin Jakarta," ujar Samsul Ma'arif kepada detikcom, Sabtu (11/9/2021).

Menurutnya, panggilan Gus Gibran memiliki arti tersendiri. "(Arti Gus Gibran) generasi muda pemimpin. Generasi muda sudah waktunya menjadi pemimpin," jelas Samsul.

"(Sebutan Gus Gibran) spontan saja," lanjutnya.

(eva/gbr)