4 Pilar MPR Dinilai Rekatkan Warga Saat Pandemi COVID-19

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 15:31 WIB
Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat percaya pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan dunia pada umumnya pasti akan berlalu. Bahkan, tanda-tanda akan berakhirnya pandemi ini sudah terlihat, alain berkurangnya jumlah kasus penularan, berkurangnya tingkat keterisian rumah sakit, serta berkurangnya jumlah kematian akibat COVID-19. Tetapi, perempuan yang disapa Ririe ini mengingatkan COVID-19 tidak akan serta merta hilang dari bumi Indonesia dan dunia pada umumnya.

Seperti diingatkan para pakar, virus ini akan berubah dari pandemi menjadi endemi. Oleh karena itu masyarakat harus bersiap melakukan situasi new normal, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Pandemi mengakibatkan krisis yang multidimensional. Karena itu kita harus tetap bersatu, bergotong royong, menghadapi segala kemungkinan dengan berpegangan pada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Rerie dalam keterangannya, Senin (13/9/2021).

Pernyataan itu disampaikannya di hadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, kerja sama MPR dengan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI) di Ruang Pertemuan Islamic Centre Kabupaten Brebes Jawa Tengah, Minggu (12/9/).

Empat Pilar MPR RI sudah terbukti mampu merekatkan bangsa Indonesia dalam menghadapi segala ancaman dan tantangan, termasuk pandemi COVID-19 saat ini. Sebab pandemi yang hadir sekarang ini bukanlah yang pertama. Tetapi sudah ada pandemi-pandemi lain yang lebih dulu datang, dan empat konsensus kebangsaan itu mampu mengatasi.

"Konsensus ini bisa menjadi panduan dalam kehidupan, termasuk panduan menuju cita-cita, adil makmur dan beradab," kata Rerie lagi.

Oleh karena itu, meski banyak ideologi yang masuk, bangsa Indonesia tidak boleh berpaling dari Pancasila sebagai dasar dan Ideologi bangsa. UUD NRI 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara

(mul/ega)