Pria di Sumsel Tewas Ditikam Adik Ipar Saat Bela Istri yang Diancam Dibunuh

M Syahbana - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 13:51 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan (Foto: detik)
Palembang -

Polisi menangkap pria bernama M Yogi Pratama (25). Dia ditangkap karena diduga membunuh kakak iparnya sendiri, Feri Septiawan (30).

"Langsung kita tangkap, pelaku ini terlibat duel maut dengan korban, korban tewas," kata Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Peluppesy, saat dimintai konfirmasi, Senin (13/9/2021).

Alamsyah menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan SMK Model, Kayuara, Sekayu, Sabtu (11/9) siang. Kejadian itu berawal saat korban dan terduga pelaku terlibat cekcok.

"Korban awalnya tidak terima istrinya diancam dibunuh pelaku, keduanya pun cekcok hingga akhirnya terlibat duel maut. Korban tewas bersimbah darah di TKP ditusuk pelaku. Pelaku kabur ke semak-semak dan langsung kita tangkap," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Muba, AKP Ali Rajikin, menyebut cekcok berawal saat pelaku, yang merupakan adik ipar korban, mendatangi rumah korban untuk mengambil pakaian dan sepatu miliknya. Namun, barang-barang itu tidak ada di rumah sehingga pelaku ngamuk.

"Dia hanya bertemu istri korban yang merupakan kakak kandungnya. Kepada istri korban pelaku minta baju batik dan sepatunya, istri korban menjawab barang dimaksud tidak ada di rumah. Pelaku yang emosi tidak terima dan mengancam akan membunuh kakak kandungnya itu," ucap Ali.

Ali menyebut Yogi pulang ke rumahnya dengan membawa sebilah pisau. Feri kemudian menyusul Yogi dan berujung pada cekcok.

"Sesampainya korban di TKP kediaman pelaku, keduanya pun terlibat cekcok mulut, berkelahi dan sempat dipisahkan saksi. Setelah sekitar 10 menit, pelaku ini hendak menusuk ban motor korban dengan pisau yang dibawanya," katanya.

Yogi dan Feri terlibat perkelahian. Ali menyebut Yogi diduga menusuk Feri di bagian dada hingga tewas.

"Korban kejar pelaku bawa palu tak terima ban motornya ditusuk pelaku, mereka berkelahi. Pelaku menusukkan pisaunya ke korban tepat di bagian dada, korban sempat mengejar namun dia terjatuh dan tewas kondisi bersimbah darah 7 meter dari TKP," terangnya.

Yogi disebut kabur ke semak-semak. Polisi kemudian menangkap Yogi beserta sejumlah barang bukti.

"Atas perbuatannya pelaku kini ditahan dan dijerat tentang tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHPidana," ujar Ali.

(haf/haf)