Serba-serbi Paus Kepala Melon yang Tragis Dikonsumsi Warga Bima

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 10:41 WIB
Paus kepala melon (Whales.org)
Paus kepala melon (Whales.org)
Jakarta -

Paus kepala melon bernasib tragis di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Paus kepala melon itu dipotong dan dikonsumsi warga yang tidak tahu bahwa hewan itu dilindungi. Paus kepala melon termasuk satwa laut yang kerap ditemukan terdampar di perairan Indonesia.

Begini serba-serbi paus kepala melon yang bernasib tragis di Bima:

Paus Kepala Melon Bentuknya Seperti Apa?

Dikutip dari laman Sistem Informasi Keanekaragaman Hayati Laut (OBIS), Duke University, Amerika Serikat, paus kepala melon memiliki nama Latin Peponocephala electra. Paus kepala melon memiliki bentuk kepala segitiga. Tubuhnya umumnya berwarna abu-abu hingga hitam. Sedangkan bibirnya berwarna putih.

Satwa ini memiliki 20-25 gigi kecil yang ramping di setiap baris giginya. Paus berkepala melon mencapai panjang maksimum sekitar 2,75 m. Berat maksimum paus kepala melon sekitar 275 kg.

Paus Kepala Melon Ada di Mana Saja?

Paus kepala melon banyak ditemukan di Samudra Atlantik. Satwa ini banyak terdapat di Teluk Meksiko, di Karibia, pantai Brasil, dan di pantai Afrika hingga Tanjung Harapan.

Selain itu, paus kepala melon kerap terlihat di Samudra Pasifik, Indonesia, dan Australia.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, paus kepala melon termasuk satwa laut yang sering terdampar di perairan Indonesia.

Misalnya, pada 23 Agustus 2019 warga pernah menemukan paus kepala melon terdampar di Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kabupaten Buleleng, Bali.

Simak video 'Keterangan KKP soal Heboh Lumba-lumba Diangkut Motor di Bima':

[Gambas:Video 20detik]