Penjual Daging Anjing di Pasar Senen Disanksi, Bisa Ditutup Jika Masih Bandel

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 11:02 WIB
Jakarta -

PD Pasar Jaya memberikan sanksi bagi pedagang Pasar Senen yang menjual daging anjing. Jika masih bandel, kios pedagang itu terancam ditutup.

"Kami selaku manajemen telah melakukan pemanggilan dan melakukan sanksi administrasi," kata Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza kepada wartawan, Minggu (12/9/2021).

Pedagang yang ketahuan menjual daging anjing itu ada di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat. Jika masih tetap berjualan daging anjing, kios pedagang itu bakal ditutup.

"Apabila pedagang tersebut masih melakukan hal yang sama ke depannya, akan dilakukan tindakan secara tegas, baik itu penutupan secara sementara ataupun penutupan secara permanen," ungkapnya.

Evaluasi agar Penjualan Daging Anjing Tak Terulang

Gatra menegaskan penjualan daging anjing tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan PD Pasar Jaya. Kejadian ini, kata Gatra, akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan sisi operasional pasar agar kejadian serupa tak terulang.

"Ini akan jadi pelajaran bagi kami, evaluasi dalam sisi operasional pasar sehingga ke depannya kejadian-kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali," kata Gatra.

Sebelumnya diberitakan, informasi soal adanya pedagang Pasar Senen yang menjual daging anjing ini diungkap oleh Animal Defenders Indonesia (ADI). Dalam video tersebut, ADI menyertakan penjelasan tentang hasil penelusurannya mengenai perdagangan daging anjing di Pasar Jaya Senen.

"Satu lapak yang kami investigasi mengaku bahwa mereka minimal menjual 4 ekor anjing dalam sehari. Mereka sudah beroperasi lebih dari 6 tahun," demikian keterangan yang disampaikan ADI melalui akun Instagram-nya, @animaldefendersindo, Jumat (10/9/2021).

Simak pernyataan dan langkah Pemprov DKI soal penjualan daging anjing ini di halaman selanjutnya.