Viral Warga Bima Angkut Lumba-lumba Pakai Motor, Ini Penelusuran Polisi

Faruk - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 10:25 WIB
Bima -

Video dua pemuda yang membawa lumba-lumba berwarna hitam viral di media sosial. Video tersebut menjadi ramai karena lumba-lumba yang dibawa merupakan jenis satwa laut yang dilindungi.

Polisi pun langsung melakukan penelusuran. Hasilnya, kejadian dalam video yang berdurasi 20 detik tersebut rupanya terjadi di perairan pantai Nu'i Panda, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/9) sekitar pukul 10.00 Wita.

Awalnya polisi mendapatkan informasi dari salah seorang warga Panda bahwa di Desa Panda terdapat warga yang membagikan daging lumba-lumba yang sebelumnya dibawa oleh dua warga dari bibir pantai yang tak jauh dari desa mereka. Polisi pun lantas meminta keterangan salah satu warga yang ikut menerima daging lumba-lumba tersebut.

"Petugas BKSDA wilayah III Bima-Dompu bersama Unit Tipiter Polres Bima pada Sabtu (11/9) mendatangi lokasi yang diduga lokasi diketemukan ikan dan bertemu dengan salah satu warga desa Panda yang kebetulan mendapatkan bagian kepala ikan," kata Dirkrimsus Polda NTB Kombes Eka Wana Prasta kepada detikcom, Minggu (12/9/2021).

Dari warga yang bernama Baharuddin tersebut, polisi mendapatkan fakta bahwa lumba-lumba yang diangkut oleh dua warga itu merupakan mamalia yang terpisah dari rombongannya lalu terdampar di sekitar pantai dan dalam kondisi mati.

Sebab, saat ditemukan, terdapat segerombolan jenis lumba-lumba yang sama, yang posisinya tidak jauh dari lokasi ditemukan lumba-lumba yang terdampar.

"Dia membenarkan pada hari Jumat itu di wilayah pantai Niu Desa Panda, Palibelo Bima, ada dua warga yang tidak bersedia menjelaskan identitasnya telah menemukan seekor ikan yang terdampar di sekitar pesisir pantai dalam keadaan," terangnya.

Eka mengatakan warga juga mengaku sempat membantu lumba-lumba tersebut agar bisa berenang kembali ke tengah laut sebelum mengangkut dan membawanya ke perkampungan. Namun, lantaran sudah dalam kondisi lemas dan terdapat luka memar pada bagian perutnya, lumba-lumba tersebut tak bisa berenang.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.