Round-Up

Serangan Kubu Moeldoko ke PD Buntut HUT Dibubarkan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 07:02 WIB
Kubu KLB Demokrat Deli Serdang, Sumut, menggelar konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021). Mereka menyuarakan adanya sejumlah pelanggaran perihal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) versi tahun 2020. Jumpa pers dihadiri Soflawati Mosaid, Darmizal, Jhonny Allen, dan Ahmad Yahya.
Partai Demokrat kubu Moeldoko (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)

Sebut Bermental Preman

Darmizal juga menyinggung, sesuai fakta sejarah dan akta pendirian partai, Demokrat seharusnya merayakan HUT pada 10 September kemarin. Karena itu, dia menilai tindakan penggerudukan oleh pihak AHY sebagai tindakan tidak bermoral dan bermental preman.

"Kubu SBY-AHY seharusnya menghormati dan menghargai para pendiri partai yang melakukan tasyakuran dwi dasawarsa PD di Tangerang, Banten. Merayakan HUT Partai Demokrat tanggal 10 September itu adalah sesuai fakta sejarah, sesuai akta pendirian partai, sesuai keinginan pendiri untuk meluruskan sejarah ulang tahun pendirian partai tanggal 10 September, bukan tanggal 9 September. Menggeruduk kegiatan syukuran dwi dasawarsa Partai Demokrat sungguh tindakan tak bermoral, barbar, dan bermental preman," ucapnya.

"Tidak hanya memanipulasi tanggal ulang tahun partai, tetapi juga memanipulasi nama pendiri partai dari 99 orang menjadi hanya 2 orang dan memasukkan nama SBY sebagai pendiri partai. Padahal, di akta pendirian itu, tidak ada nama SBY sama sekali. Memanipulasi sejarah itu adalah tindakan tidak terpuji, tidak beretika, tidak beradab, dan tidak mempraktikkan demokrasi yang sehat," lanjutnya.

Halaman selanjutnya