Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Gubernur Kalteng Tinjau Lokasi Banjir

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 20:39 WIB
Sugianto Sabran
Foto: Pemprov Kalteng
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran kembali mengunjungi Kabupaten Katingan untuk melihat langsung kondisi terkini banjir di sana. Ia sekaligus mengecek gudang sementara logistik bantuan di aula BPKAD guna memastikan penyaluran bantuan bagi masyarakat tepat sasaran.

"Saya ingin memastikan distribusi bantuan, baik bantuan pemprov dan pihak lainnya telah didistribusikan dengan baik dan tepat sasaran. Jangan ada penumpukan logistik bantuan di gudang," ujar Sugianto.

Usai mengunjungi gudang, rombongan Gubernur Kalteng didampingi Bupati Katingan Sakaryas bertolak ke dapur umum di Desa Banut Kalanaman. Meski debit air sudah mulai surut, namun Sugianto meminta keberadaan dapur umum agar diperpanjang untuk melayani masyarakat pascabencana banjir.


Pada kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran memberikan bantuan dan bingkisan secara pribadi kepada masyarakat setempat, khususnya bagi anak-anak.

Selanjutnya, Sugianto dan rombongan pergi mengunjungi Desa Baun Bango dan Desa Asam Kumbang Kecamatan Kamipang Kabupaten Katingan. Kedua desa ini yang merupakan daerah yang sulit dijangkau karena harus melalui transportasi darat dan transportasi sungai, dan merupakan daerah yang masih minim bantuan. Sugianto menjelaskan di Desa Asam Kumbang terdapat 250 kepala keluarga (KK) yang mengungsi karena rumahnya masih terendam banjir.

"Saya beserta Pak Wagub dan Forkopimda langsung turun ke lapangan untuk memastikan bantuan telah disalurkan dengan baik, dan memastikan warga terdampak banjir, tidak terlantar dan kelaparan. Dan saya berharap juga peran bupati sebagai kepala daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayahnya benar-benar total dan fokus dalam penanganan dampak banjir," terangnya.


Sugianto pun memberikan bantuan operasional kepada unsur Forum Koordinasi Kecamatan Kamipang, yakni Kapolsek, Danramil, dan Polairud. Bantuan senilai total Rp 90 juta tersebut diharapkan dapat menunjang operasional posko dan pendistribusian bantuan bagi masyarakat.

"Sinergitas antara pemerintah dan unsur TNI dan Polri sangat penting dan strategis dalam penanganan bencana, bantuan berupa uang tunai dari pemerintah tentu membutuhkan proses, saya membantu secara pribadi karena kita tidak bisa menunggu dan harus bergerak cepat," tuturnya.

Selain itu, ia juga memberikan bantuan kepada tenaga kesehatan (nakes) dan polairud di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Katingan.

"Penanganan Banjir di Katingan dilakukan dengan perlakuan khusus karena eskalasi banjir yang cukup besar dibanding kabupaten lainnya, seiring makin turun debit air, kita berharap banjir ini selesai, dan kita akan tangani dan bantu masyarakat pascabanjir," tuturnya.

Sebagai informasi, intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa pekan terakhir mengakibatkan 12 Kabupaten dan Kota di Kalimantan Tengah mengalami bencana banjir. Adapun area yang tidak terdampak yakni Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Timur.

(mul/mpr)