ADVERTISEMENT

Golkar Minta Beda Suara Anies-Riza soal Sanksi Holywings Tak Dipersoalkan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 08:42 WIB
Basri Baco
Basri Baco (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria beda suara terkait pembekuan Holywings Kemang. Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco meminta hal itu tak dipersoalkan.

"Gubernur dan Wagub hanya salah sebut, tidak perlu dimasalahkan. Yang penting sekarang tindak tegas semua pelanggar PPKM tanpa pandang bulu dan pilih kasih," kata Baco kepada wartawan, Jumat (10/9/2021) malam.

Baco lantas mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan Satpol PP. Dia meminta tindakan itu dilakukan terhadap semua pelanggar tanpa memandang bulu ataupun faktor kedekatan.

"Salut atas penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP, tapi harus adil dan tegas kepada semua. Jangan ada yang sidak tapi ada juga yang dibiarkan karena kedekatan dan koordinasi dengan Satpol PP. Tindak lanjut semua aduan masyarakat secara profesional. Jangan pilih kasih atau tebang pilih. Hukum itu berlaku sama. Bravo, Satpol PP," ujarnya.

Senada, Sekretaris F-Golkar DKI Judistira Hermawan juga meminta agar perbedaan pendapat itu tidak dipersoalkan. Yang terpenting, menurutnya, bagaimana Pemprov mengimplementasikan Perda Penanggulangan COVID.

"Saya kira tidak perlu diperdebatkan. Acuannya kan jelas, yaitu Perda No 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID. Kalau ada pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan selama masa pembatasan, ada tahapan sanksinya, dari teguran sampai pencabutan izin kalau berulang kali, ya. Satpol PP sebagai penegak aturan, saya kira itu acuannya," ucapnya.

Beda Pernyataan Anies-Riza Terkait Pembekuan Holywings

Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Ahmad Riza Patria jadi sorotan. Anies dan Riza tidak kompak bicara soal penutupan Holywings, Kemang, Jaksel.

Gubernur Anies Baswedan kemudian berbicara soal pelanggaran yang dilakukan Holywings Kemang, Jaksel. Dia menyebut Holywings Kemang mengkhianati upaya warga mencegah penularan Corona.

"Jadi Holywings dan semacamnya, dia telah mengkhianati jutaan orang yang bekerja setengah mati di rumah, terus kemudian tempat ini fasilitasi. Itu betul-betul merendahkan usaha semua orang," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (8/9/2021).

Anies pun tegas mengatakan Holywings dilarang beroperasi sampai pandemi selesai. DKI, kata Anies, tidak membiarkan para pelanggar prokes.

"Kita tidak akan membiarkan yang seperti ini untuk melenggang tanpa kena sanksi yang berat, nggak boleh beroperasi, titik. Sampai pandemi ini selesai. Karena telah menunjukkan tidak punya sikap tanggungjawab atas ini," tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Simak Video: Anies Siapkan Sistem Blacklist Bagi Pengunjung Tempat Pelanggar Prokes!

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT