Dear Anker, Mulai Besok Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Naik KRL

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 20:37 WIB
Syarat Naik KRL Selama PPKM Level 3-4 Diperpanjang, Sudah Tahu?
Ilustrasi KRL (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

PT KAI Commuter telah melakukan sosialisasi pemberlakuan wajib vaksinasi bagi pengguna KRL. Mulai besok, para pengguna KRL atau biasa disebut anak kereta (anker) wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi sebelum masuk ke stasiun.

"Hari Jumat (10/9) ini merupakan hari terakhir sosialisasi pemberlakuan wajib vaksin bagi pengguna KRL. Mulai besok seluruh pengguna KRL diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama atau dengan melakukan scan kode QR di aplikasi PeduliLindungi saat akan naik KRL," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba kepada wartawan, Jumat (10/9/2021).

Syarat naik KRL terbaru ini sesuai dengan Surat Edaran dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19 tanggal 6 September 2021.

Anne mengatakan STRP, surat keterangan dari instansi atau perusahaan, ataupun dokumen lainnya sudah tidak berlaku lagi. Dia berharap para pengguna KRL sudah menyiapkan sertifikat vaksinasi dan kartu identitas saat hendak masuk ke stasiun.

"Sertifikat vaksin yang ditunjukkan bisa dalam bentuk cetak, digital, maupun melalui scan kode QR dengan aplikasi PeduliLindungi," jelasnya.

Pengguna KRL Bertambah

Lebih lanjut, Anne mengatakan sejak pemberlakuan sosialisasi wajib vaksin, volume pengguna KRL masih stabil. Tercatat volume pengguna KRL pada Rabu dan Kamis (8-9 September) rata-rata adalah 295.778 orang per hari. Angka ini bertambah sekitar dua persen dibanding Senin-Selasa (6-7 September) sebelum masa sosialisasi pemberlakuan wajib vaksinasi, yaitu 289.146 pengguna per hari.

"KAI Commuter kembali mengingatkan kepada para pengguna bahwa aturan mengenai pembatasan jumlah pengguna yang dapat naik KRL masih berlaku. Petugas akan melakukan penyekatan dan antrean di stasiun guna mencegah kepadatan di dalam KRL," kata Anne.

Selain itu, Anne menyarankan agar pengguna KRL berpergian di luar jam sibuk. Para pengguna KRL juga diminta membuka aplikasi KRL Access untuk melihat informasi kepadatan di stasiun ataupun posisi kereta terkini.

Anne juga menyebut protokol kesehatan secara ketat juga masih berjalan di stasiun. Pengguna KRL juga harus melalui pengukuran suhu tubuh saat memasuki stasiun. Para pengguna juga wajib menggunakan masker ganda, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL serta menjaga jarak aman antarpengguna.

Lihat juga Video: Simak! Ini Syarat Naik Kereta di Masa PPKM

[Gambas:Video 20detik]



(zap/jbr)