Waket MPR: Pengamalan 4 Pilar Kebangsaan Kini Diuji untuk Hadapi Pandemi

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 20:27 WIB
Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat meyakini Indonesia sanggup melewati dan keluar dari masa-masa sulit pandemi COVID-19. Hal ini ia sampaikan saat hadir secara daring dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di Purbalingga, Jawa Tengah.

"Kita akan tegak berdiri sebagai pemenang. Sehingga suatu hari nanti, kita akan dikenang sebagai sebuah generasi yang mampu melawan pandemi COVID-19," kata Lestari dalam keterangannya, Jumat (10/9/2021).

Ia menjelaskan pandemi COVID-19 bukanlah pandemi yang pertama. Berdasarkan sejarah, pada abad pertengahan, dunia sudah mengalami pandemi sejumlah penyakit. Menurut Lestari, manusia bisa bertahan dan menyesuaikan diri dengan cara hidup yang berbeda dalam menghadapi pandemi itu.

Perempuan yang akrab disapa Rerie ini menjelaskan bahwa para ahli mengatakan COVID-19 akan menjadi endemi dan tidak pernah hilang sama sekali. Sama seperti flu, manusia akan hidup bersama COVID-19.

"Kita bekerja keras melawan pandemi ini. Kita siap menjalani norma-norma baru yang melahirkan kenormalan baru. Kita siap berjuang untuk terus maju," ujarnya.

Lebih lanjut, Lestari mengungkap sampai awal September 2021, kasus positif COVID-19 di Indonesia sudah melampaui 4,1 juta kasus dengan korban meninggal melebihi 130 ribu orang. Adapun jumlah kasus tertinggi terjadi pada 15 Juli 2021, yaitu sebanyak 56.757 kasus dalam sehari.

"Alhamdulillah dengan kerja keras pemerintah, dan masyarakat, kita berhasil menurunkan jumlah kasus positif COVID-19 secara signifikan," tutur Lestari.

Dalam kesempatan ini, Lestari menyebutkan bahwa di tengah situasi krisis multidimensi dan ancaman kebangsaan, Indonesia masih harus menghadapi pandemi COVID-19. Untuk itu, ia berpesan agar empat konsensus kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika harus selalu menjadi acuan. Sebab menurutnya, konsensus kebangsaan ini telah teruji dari berbagai krisis sejak awal negara berdiri.

"Seyogyanya (situasi krisis dan pandemi) ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Kita harus yakin hanya dengan bersatu kita bisa menghadapi tantangan," ucapnya.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Nasdem ini pun menerangkan bahwa empat konsensus kebangsaan ialah nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan. Dalam empat konsensus kebangsaan, lanjutnya, ada nilai gotong royong, solidaritas dan kolaborasi, bersatu dalam kebhinekaan, saling menghormati, memiliki rasa persatuan dan kesatuan, rasa kebersamaan dan tolong menolong, rasa peduli dalam bermasyarakat dan bernegara.

"Pengamalan nilai-nilai dalam empat konsensus kebangsaan kita itu kini sedang diuji saat bangsa ini menghadapi tantangan seperti pandemi COVID-19," pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Sosialisasi Empat Pilar ini turut dihadiri oleh Tokoh Perempuan, Amelia Anggraini dan Tokoh Pemuda, dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika sebagai narasumber.

(akn/ega)