Kapolri Tinjau Vaksinasi di NTB, Harap Target Pemerintah Segera Terwujud

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 15:34 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tinjau vaksinasi di NTB (Foto: Istimewa)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di NTB. (Foto: dok. Istimewa)
Mataram -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Vaksinasi massal itu diselenggarakan di 10 titik wilayah NTB.

Kegiatan itu diselenggarakan di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa.

Dalam tinjauannya, Sigit meminta NTB mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Menurut mantan Kapolda Banten ini, percepatan vaksinasi ini juga untuk kesiapan pelaksanaan ajang Superbike dan MotoGP pada November mendatang yang akan digelar di NTB.

"Untuk wilayah yang ada kegiatan tersebut, mohon dipersiapkan petugas vaksinator. Mandalika perlu perhatian khusus," kata Sigit melalui keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Sigit juga meminta seluruh daerah di NTB menggenjot vaksinasi di wilayahnya. Dia meminta target vaksinasi yang ditetapkan pemerintah harus dipenuhi dalam waktu kurang-lebih 2 bulan.

"Tolong diperhitungkan karena waktunya kurang-lebih 2 bulan, sehingga target bisa tercapai. Harapan kami, rekan-rekan semua menembus angka rekor pencapaian di NTB. Kami tunggu, semoga hasilnya sesuai," ujar Sigit.

Lebih lanjut, kata Sigit, vaksinasi juga diperlukan untuk mengembalikan roda perekonomian masyarakat. Selain itu, protokol kesehatan yang ketat harus terus diterapkan.

Sigit juga menyebut vaksinasi untuk memperkuat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah dimulai. Oleh sebab itu, pelajar, guru dan pihak yang terkait harus segera dilakukan percepatan vaksinasi.

"Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru, maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian," papar Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta jajaran pemerintah daerah berkoordinasi jika memang membutuhkan stok vaksin. Namun, ia mengingatkan juga setiap wilayah untuk mempersiapkan petugas vaksinator jika stok vaksin sudah tersedia.

Tak lupa, dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang ikut menyukseskan vaksinasi di wilayah NTB mulai Pemprov, TNI-Polri, dan masyarakat.

"Terima kasih kepada petugas dan masyarakat yang ikut mempercepat akselerasi vaksinasi," katanya.

(mae/fjp)