HUGO BOSS Jerman Menang Lawan Merek Serupa dari Jakut di Kasasi

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 13:32 WIB
MILAN, ITALY - SEPTEMBER 25: (EDITORS NOTE: This image has been converted to black and white.) Nicole Poturalski walks the runway at the HugoBoss fashion show during the Milan Womens Fashion Week on September 25, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Vittorio Zunino Celotto/Getty Images)
Salah satu koleksi Hugo Boss (Getty Images/Vittorio Zunino Celotto)
Jakarta -

Merek fashion HUGO BOSS dari Jerman menang melawan merek serupa, Hugo dari Penjaringan, Jakarta Utara di Mahkamah Agung (MA). Majelis menilai Hugo memiliki persamaan dengan HUGO BOSS sehingga bisa mengecoh konsumen.

Sebagaimana dilansir website MA, Jumat (10/9/2021), kasus bermula saat HUGO BOSS menggugat Hugo lokal yang dimiliki oleh Anthony Tan. HUGO BOSS di bawah perusahaan HUGO BOSS Trade Mark Management GmbH & Co KG yang beralamat di Dieselstrasse 12, 72555, Metzingen, Jerman, tidak terima mereknya dijiplak oleh Anthony Tan.

HUGO BOS Jerman telah memasarkan produknya sejak 1924. Saat ini HUGO BOSS memproduksi jas, jaket, mantel, kemeja, dan celana panjang pria. Sedangkan di Indonesia, HUGO BOSS sudah mendaftarkan mereknya sejak 1989.

Pada 4 Januari 2021, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menolak gugatan HUGO BOSS. Duduk sebagai ketua majelis Tuty Haryati dengan anggota Saifudin Zuhri dan Duta Baskara.

"Setelah majelis hakim mencermati kedua merek tersebut dapat disimpulkan bahwa antara merek HUGI BOSS milik Penggugat dengan merek dagang HUGO atas nama Tergugat terdapat daya pembeda antara merek milik Penggugat dengan merek milik Tergugat sebagaimana tampak di atas, sehingga dengan adanya perbedaan tersebut maka timbullah perbedaan dalam hal tampilan, pengucapan, penempatan, maupun perbedaan bunyi ucapan sehingga merek- merek tersebut tidak dapat dikatakan memiliki persamaan pada pokoknya karena untuk membandingkan suatu merek mempunyai persamaan pada pokoknya atau tidak, merek yang diperbandingkan tersebut haruslah dilihat secara keseluruhan atau satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dilihat secara satu per satu," ucap majelis PN Jakpus.

Atas hal itu, HUGO BOSS tidak terima dan mengajukan kasasi. Gayung bersambut. Kasasi dikabulkan.

"Menyatakan Penggugat sebagai satu-satunya pemilik pertama dan pemegang hak yang sah atas merek-merek terdaftar dan/atau terkenal HUGO BOSS beserta segala variasi atas merek tersebut (in casu Merek HUGO BOSS (beserta variasinya) milik Penggugat," kata majelis kasas yang diketuai Takdir Rahmadi dengan anggota Nurul Elmiyah dan Rahmi Mulyati.
MA menyatakan merek HUGO BOSS Jerman sebagai merek terdaftar yang telah terdaftar secara sah pertama kali di negara Indonesia pada tahun 1989. MA juga membatalkan merek Hugo lokal.

"Memerintahkan Turut Tergugat (Kementerian Hukum dan HAM) untuk mengumumkan pembatalan merek-merek sebagaimana tersebut di bawah ini (incasu Merek-Merek Tergugat yang disengketakan) dalam Daftar Umum Merek," pungkas majelis.

Lihat juga video 'Hugo Boss Rilis Parfum Beraroma Seduktif untuk Perempuan':

[Gambas:Video 20detik]



Dalam persidangan, HUGO lokal mengajukan sanggahan. Mau tahu apa pembelaan HUGO lokal? Simak halaman selanjutnya.