Chelsea FC Kalahkan Chelsea 'Lokal' di Sengketa Merek

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 17:43 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 22:  Chelsea fans wave flags during the The Emirates FA Cup Semi Final match between Chelsea and Southampton at Wembley Stadium on April 22, 2018 in London, England.  (Photo by Dan Istitene/Getty Images)
Logo Chelsea FC. (Foto: Dan Istitene/Getty Images)
Jakarta -

Merek Chelsea yang dipegang warga Jakarta Barat, Hardiman, harus mengakui kemenangan Chelsea Football Club Limited atau yang dikenal Chelsea FC. Kekalahan Hardiman itu mengukuhkan merek Chelsea dipegang klub sepakbola yang bermarkas di London itu.

Hal itu tertuang dalam putusan yang dilansir Mahkamah Agung (MA), Rabu (6/1/2021). Di putusan itu tertulis Hardiman awalnya memiliki merek Chelsea untuk kelas 25. Apa saja barang kelas 25? Yaitu:

Pakaian jadi (konfeksi), yaitu: pakaian pria/wanita, pakaian anak-anak, pakaian olah raga, celana panjang/pendek, celana dalam pria/wanita, kutang wanita (BH), jas, jaket, piama, daster, celana/baju renang, celana/baju senam, baju-baju kaos, kaos oblong, kaos singlet, t-shirt, kaos kaki, ikat pinggang, dasi, topi, sarung tangan (pakaian), sepatu, sandal.

Pengakuan Hardiman dikuatkan lewat sertifikat merek yang dikeluarkan Kemenkum HAM pada 14 September 1994, diperpanjang 14 September 2004 dan terakhir 5 Desember 2007.

Pada 2014, merek Chelsea Hardiman dibatalkan PN Jakpus. Hardiman keberatan karena proses pembatalan tidak melibatkan dirinya, baik diundang ke sidang pengadilan atau didengarkan keberatannya di Kemenkum HAM.

Oleh sebab itu, Hardiman tidak terima dan mengajukan gugatan balik. Hardiman meminta PN Jakpus membatalkan merek Chelsea FC dan menjadi haknya kembali.

Atas gugatan itu, Chelsea FC menjawab bahwa gugatan Hardiman pernah diperiksa alias nebis in idem. Selain itu, Chelsea FC menilai gugatan Hardiman tidak jelas dan kabur.

Lihat juga video 'Saat Hakim Ziyech 'Membiarkan' Chelsea Kebobolan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2