Termasuk Densus, Polri Terjunkan 1.600 Personel Amankan PON XX Papua

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 19:35 WIB
Polisi
Ilustrasi polisi. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Polri menerjunkan 1.600 personel tambahan untuk membantu mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Mereka bakal diberangkatkan ke Papua minggu depan.

"BKO (bawah kendali operasi) 16 SSK (satuan setara kompi) minggu depan jelang pelaksanaan (PON)," ujar Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/9/2021).

Imam mengatakan mereka akan mengamankan 4 wilayah yang menjadi tempat pelaksanaan PON. Yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

"Operasi pengamanan PON tanggal 18 September, mereka berangkat di 4 wilayah yang selenggarakan PON," tuturnya.

Sementara itu, Imam membenarkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri turut dilibatkan dalam pengamanan PON XX Papua 2021. Dia menyebut seluruh unsur kepolisian dilibatkan.

"Semua unsur kepolisian dilibatkan," imbuh Imam.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan PON XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) XVI di Papua siap digelar. Dia memastikan kondisi politik dan keamanan di sana secara umum baik.

"Kita pastikan bahwa itu akan berjalan dengan baik. Saya selaku penanggung jawab di bidang keamanan sudah melakukan koordinasi secara rutin. Tadi baru mengundang Menpora, Ketua KONI, Mabes TNI, Polri, BIN, BSSN, termasuk EO-nya, mereka presentasi bahwa semuanya siap," kata Mahfud melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/9).

Mahfud menuturkan berbagai potensi ancaman telah diantisipasi, sehingga pelaksanaan PON dan Papernas yang menjadi marwah dan kehormatan negara atas kedaulatan Indonesia di bumi Cendrawasih itu diharapkan berjalan dengan baik. Terkait peristiwa penembakan di Maybrat, Papua Barat, Mahfud mengatakan kejadian itu menjadi perhatian, tapi tidak mempengaruhi PON dan Papernas.

"Karena situasinya masih dalam pandemi kalau terpaksa nanti ada protokol kesehatan yang ditegakkan di dalam seluruh venue yang menjadi tempat perlombaan, supaya dimaklumi dan supaya diikuti," ujarnya.

(isa/isa)