Top 3 Konstituen Partai Penolak Vaksinasi Terbanyak di Survei Median

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 15:46 WIB
Ilustrasi Vaksin COVID-19
Ilustrasi Vaksin COVID-19 (Dok. Kaspersky)

Golkar
- 50,1% mau divaksinasi
- 49,9% tidak mau divaksinasi

NasDem
- 56,7% mau divaksinasi
- 43,3% tidak mau divaksinasi

Garuda
- 100% mau divaksinasi

Berkarya
- 16,7% mau divaksinasi
- 83,3% tidak mau divaksinasi

PKS
- 38,6% mau divaksinasi
- 61,4% tidak mau divaksinasi

Perindo
- 50,4% mau divaksinasi
- 49,6% tidak mau divaksinasi

PPP
- 51,6% mau divaksinasi
- 48,4% tidak mau divaksinasi

PSI
- 100% mau divaksinasi

PAN
- 54,5% mau divaksinasi
- 45,5% tidak mau divaksinasi

Hanura
- 33,3% mau divaksinasi
- 66,7% tidak mau divaksinasi

Demokrat
- 56,8% mau divaksinasi
- 43,2% tidak mau divaksinasi

Gelora
- 88,9% mau divaksinasi
- 11,1% tidak mau divaksinasi

PBB
- 75% mau divaksinasi
- 25% tidak mau divaksinasi

Masyumi Baru
- 100% tidak mau divaksinasi

"Di sini ada 3 partai yang menurut kami perlu, dari data temuan, mungkin perlu effort lebih, ada 3 partai itu Berkarya itu yang tidak mau divaksin 83,3 persen, konstituen PKS itu yang tidak mau divaksin 61,4 persen, dan konstituen Hanura 66,7 persen. Jadi perlu insight kalau parpol sebagai salah satu instrumen juga untuk sosialisasikan juga kegiatan vaksinasi," kata Rico Marbun dalam webinar.

Meski begitu, Rico menjelaskan sebetulnya akhir-akhir ini sejumlah partai berupaya maksimal untuk melakukan vaksinasi massal terhadap konstituennya. Beberapa partai, kata dia, seperti PKB, Gerindra, PPP, hingga PAN berupaya untuk meyakinkan konstituennya untuk melakukan vaksinasi.

"Kalau bisa melihat bahwa setidaknya partai partai politik punya kewajiban edukasi konstituennya, kita lihat sendiri sebenarnya akhir-akhir ini banyak sekali, hampir semua parpol lakukan upaya vaksinasi massal, dia pastikan bahwa kantong suara mereka ikut ditembus dengan program vaksinasi. Sebagian besar parpol salah satu tugasnya harus effort jadi harus dilanjutkan," ujarnya.


(maa/gbr)