Lolos X-Ray, WN Iran Kirim Bahan Sabu Setengah Jadi dalam Bentuk Gel

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 13:00 WIB
Polres Jakbar bongkar pabrik sabu di Tangerang
Polres Jakbar bongkar pabrik sabu di Tangerang (Karin/detikcom)
Jakarta -

Dua WN Iran, BF (31) dan FS (31), pemilik sekaligus peracik sabu di Tangerang, mendapatkan bahan baru sabu dari Turki. Bahan baku setengah jadi yang dikirim berupa gel dikirim dengan manifestasi sebagai 'makanan'

"Ada modus baru mengelabui modus baru yang dikirim ke sini adalah bahannya yang sudah setengah jadi, dalam bentuk gel untuk mengelabui biasanya dia buat di manifesnya untuk makanan ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (9/9/2021).

Yusri menyebut bahan baku sabu yang sudah dalam berbentuk gel tersebut sudah 80% menjadi narkoba. Gel tersebut juga terbukti mengandung sabu-sabu kelas satu.

"Nanti dibawa ke Indonesia sini ke pihak tersangka ini kemudian dimasak lagi ulang, hasilnya adalah narkotika jenis sabu-sabu kelas satu ya, ini betul betul kelas satu yang harganya cukup tinggi," kata Yusri.

Lolos X-Ray

Mereka berdua melakukan kegiatan pembuatan pabrik narkoba jenis sabu-sabu. Mereka mendapat bahan baku dari Turki yang dikirimkan ke Indonesia melalui udara dan melapisi gel tersebut dengan bahan lain agar terkelabui oleh X-ray.

"Mereka berdua-duaan inilah yang melakukan kegiatan membuat home industry narkotika jenis sabu-sabu ini dari mana bahan bakunya mereka punya link lagi ada di Turki, jadi bahan baku ini dari Turki," jelas Yusri.

Dalam kesempatan yang sama, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Jaharsa menyebut gel tersebut dilapisi dengan bahan lain.

"Bahan baku itu 80 persen mengandung amphetamine namun dilapisi oleh benda lain, digulung oleh benda segala macem sehingga tidak terdeteksi lagi oleh X-ray lagi di bandara," kata Mukti.

"Ini murni pengungkapan dari bawah bukan lagi pengungkapan dari X-ray. Karena di X-ray sendiri dia sudah tau bahwa itu gel jadi dilapisi benda lain sehingga gemuk. Untuk masuk ke X-ray-nya narkoba itu nggak terdeteksi," sambungnya.

Untuk diketahui, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah mewah di daerah Tangerang. Rumah tersebut diketahui menjadi tempat pabrik produksi sabu.

"Iya benar kami baru saja berhasil mengamankan laboratorium narkoba di salah satu perumahan mewah," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo dalam keterangannya, Kamis (2/9).

Dua orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari pengungkapan kasus tersebut. Dua orang tersangka diketahui merupakan warga negara Iran.

(mea/mea)