Kemnaker Dorong ASEAN Rumuskan Indeks Produktivitas Tenaga Kerja

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 13:54 WIB
Kemnaker Dorong ASEAN Rumuskan Indeks Produktivitas Tenaga Kerja
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi membuka lokakarya pengembangan indeks produktivitas tenaga kerja secara virtual kemarin. Lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari studi regional tentang produktivitas tenaga kerja di ASEAN dan disahkan oleh Pertemuan Pejabat Senior Tenaga Kerja Desember 2020 lalu.

"Saya berharap pertemuan virtual ini tidak mengurangi semangat kita untuk meningkatkan kerja sama, serta tujuan kita dalam mewujudkan Visi ASEAN 2025 khususnya di bidang ketenagakerjaan dan ketenagakerjaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/9/2021).

Anwar mengatakan laporan studi regional produktivitas tenaga kerja pada lokakarya 23 Februari 2021 lalu, mengusulkan bagaimana indeks tersebut dapat disusun dengan mengadopsi variabel input dan output serta menggabungkannya ke dalam satu ukuran kinerja.

"Indeks ini diharapkan dapat mendukung para pembuat kebijakan dan pengembangan kebijakan di kawasan karena dapat memberikan wawasan tentang kapasitas dan kinerja negara-negara anggota ASEAN dalam meningkatkan atau mempertahankan produktivitas sumber daya manusia mereka," jelasnya.

Dia menuturkan sebagai tindak lanjut dari kajian tersebut, ASEAN perlu merumuskan indeks produktivitas tenaga kerja, yang akan dibahas melalui lokakarya dengan beberapa agenda yang saling terkait. Misalnya, Pengantar usulan indeks produktivitas tenaga kerja ASEAN (termasuk struktur, sumber data, metode konstruksi indeks), dan langkah-langkah implementasi.

"Termasuk juga membahas peningkatan kapasitas untuk usulan indeks produktivitas tenaga kerja ASEAN yang akan dilaksanakan dan disajikan oleh konsultan," tuturnya.

Anwar berharap seluruh peserta lokakarya dapat berbagi wawasan, masukan, dan pandangan untuk memperkaya dan memperdalam konsep laporan studi.

Lihat juga video 'Kemnaker Beri Modal Usaha Bagi Tenaga Kerja Mandiri Mojokerto':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)