European Commission & UNICEF Bantu RI Tingkatkan Pendidikan

European Commission & UNICEF Bantu RI Tingkatkan Pendidikan

- detikNews
Rabu, 05 Apr 2006 22:16 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia telah mengindikasikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas utama. Melihat komitmen ini, European Commission (EC) menggandeng UNICEF untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Contribution Agreement Between EC and UNICEF for Basic Education Sector Capacity Support Programme ditandatangani kedua pihak. Mereka adalah Head of Co-operation EC Pierre Philippe dan Representative UNICEF untuk Indonesia Gianfranco Rotigliano. Sebagai saksi hadir Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional (Sekjen Depdiknas) Dodi Nandika. Rencananya program ini akan berlangsung selama empat tahun. EC akan mendukung pembiayaan sebesar 14,3 juta euro dan UNICEF sebesar 1,6 juta euro. Sedangkan pemerintah Indonesia sendiri sebesar 5 juta euro. Dodi menjelaskan bahwa program ini utamanya akan diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Beberapa daerah yang akan menjadi sasaran program ini adalah Ternate, Pontianak dan Bengkulu. Daerah tersebut dipilih karena memiliki disparitas relatif besar dibanding daerah lain. "Untuk peningkatan akses, kita relatif sudah punya kemampuan secara mandiri tapi untuk peningkatan mutu, jangan dilupakan," jelas Dodi usai penandatanganan kerjasama di Gedung Depdiknas, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (5/4/2006). Kerjasama di sektor pendidikan dasar ini merupakan kontribusi pertama kali EC di bidang pendidikan. "Ini adalah pertama kali kontribusi EC di bidang sektor pendidikan di Indonesia," kata Pierre. EC juga telah mengamati proyek-proyek pembangunan pendidikan. Selama kurun waktu 20 tahun mereka telah melihat berbagai perubahan. Sayangnya, keberhasilan itu belum bisa didesiminasi ke daerah lainnya. Masalah utamanya adalah pemerataan. Karenanya, sebagai langkah awal kerjasama akan dilakukan pemetaan yang lantas akan dilanjutkan dengan transformasi implementasi ke daerah lainnya. (atq/)


Berita Terkait