Yasonna Minta Kebakaran Lapas Tangerang Diselidiki: Jangan Terulang!

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 11:26 WIB
Jakarta -

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly memerintahkan jajarannya berfokus mengevakuasi narapidana (napi) yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. Yasonna meminta agar kejadian serupa tidak terulang.

"Rasa duka mendalam saya sampaikan atas jatuhnya korban dalam kebakaran ini. Saya sudah menginstruksikan jajaran untuk secepatnya melakukan evakuasi dan fokus memberikan penanganan terbaik untuk memulihkan korban luka. Ini musibah yang memprihatinkan bagi kita semua," ucap Yasonna dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).

Yasonna meninjau langsung lokasi kebakaran itu. Tercatat 41 napi tewas, di antaranya terdapat dua orang warga asing, yaitu dari Afrika Selatan dan Portugal. Sedangkan korban luka dibawa ke RSUD Tangerang untuk menjalani pengobatan.

"Data yang saya peroleh menyebutkan ada 41 orang yang meninggal akibat kebakaran ini. Salah satu korban meninggal adalah warga binaan kasus terorisme, satu tindak pidana pembunuhan, sementara lainnya narkoba. Dua di antara korban meninggal merupakan warga negara asing dari Afrika Selatan dan Portugal," tuturnya.

"Tentu saja kami akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelidiki sebab-sebab kebakaran dan tentu saja memformulasikan strategi pencegahan agar musibah berat seperti ini tidak terjadi lagi," imbuh Yasonna.

Kebakaran maut di Lapas Kelas I Tangerang juga diselimuti masalah klasik overkapasitas. Pada saat kejadian kebakaran, lapas itu berisi 2.069 narapidana (napi) dan tahanan di mana seharusnya hanya berisi 900-an orang. Sementara itu, total penjaga 13 orang untuk 4 blok yang ada di lapas itu.

Dari empat blok itu disebutkan kebakaran menghanguskan Blok C2, sementara blok lainnya aman. Untuk Blok C2 disebut seharusnya berisi 38 orang, tetapi saat kejadian berisi 122 orang.

Kebakaran terjadi pada pukul 02.00 WIB tadi. Api bisa dipadamkan pada pukul 04.00 WIB. Penyebab kebakaran sementara ini diduga korsleting listrik.

(dhn/fjp)