Kasus Cungkil Mata, KPAI Ungkap Anak Sering Jadi Korban Ilmu Hitam

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 07:10 WIB
Kuasa hukum Muradi membantah kliennya memiliki anak dari model Era Setyowati atau dikenal dengan nama Sierra.
KPAI (Foto: Rifkianto Nugroho)

Jasra menyarankan agar anak yang menjadi korban pencungkilan mata itu tidak diasuh oleh orang tuanya dan keluarga yang menyaksikan video pencungkilan itu. Dia berharap pemerintah mengambil langkah dalam hal ini.

"Tentu dengan kondisi ini, anak akan terlepas dari pengasuhan utama, sehingga pemerintah dan pemerintah daerah, perlu mengalihkan pengasuhannya, bisa di keluarga sedarah (kindship care) ataupun keluarga pengganti (foster care). Apalagi dalam video saat kejadian, semua keluarga menyaksikan," kata dia.

Selain itu, perlu ada pemantauan secara berkala terhadap pengasuhan anak tersebut. Sehingga anak bisa memiliki tumbuh kembang yang baik.

"Namun sangat perlu pengawasan secara periodic, agar anak dapat menjalani tumbuh kembangnya dengan baik, dan cepat pulih. Tentu buat anak adalah penanganan panjang dan berkelanjutan. Karena Negara menjamin anak sampai 18 tahun, untuk mendapatkan hak hak mereka," jelas Jasra.

Seperti diketahui, seorang anak perempuan AP (6) harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Syekh Yusuf, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). AP menjadi korban penganiayaan oleh orang tua (ortu) sendiri.

Polisi telah menangkap 4 orang terkait kasus ini. Mereka ialah ayah, ibu, paman dan kakek korban sendiri.

"Terduga pelaku total ada 4 orang," ujar Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (5/9).


(fas/lir)