Transparansi Kunjungan Kerja Ketua DPR RI ke Austria Diapresiasi

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 20:18 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Wina, Austria. Puan menjadi salah satu panelis dalam 13th Summit of Women Speakers of Parliament.
Foto: dok. DPR
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani dinilai telah mengamalkan prinsip transparansi dalam agenda kunjungan kerja ke Austria. Kunjungan itu dilakukan untuk menghadiri Fifth World Conference of Speakers of Parliament (WCSP) di Wina, Austria.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan langkah Puan mengumumkan rencana kunjungannya ke luar negeri sudah tepat. Sebab hal itu akan meredam gejolak terkait urgensi agenda kerja di luar negeri.

"Ini contoh yang baik untuk kunjungan kerja DPR ke luar negeri. Kalau diumumkan seperti ini kan publik jadi paham urgensinya, sehingga tidak berpotensi menjadi polemik," sebut Adi dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (6/9/2021).

"Kalau sudah transparan seperti ini kan berarti memang alasan keberangkatan kuat, sehingga publik dianggap akan bisa memahami urgensinya. Semua rencana kunker DPR harusnya seperti ini," imbuh Adi.

Namun, menurutnya jika pada akhirnya tetap ada kritik dari elemen masyarakat terkait keberangkatan Ketua DPR ke Austria, hal itu hal yang biasa dalam demokrasi.

"Ada yang memuji, dan ada yang mengkritik itu biasa dalam demokrasi. Tinggal bagaimana nanti DPR sebagai lembaga mempertanggungjawabkan hasil kegiatan tersebut lewat laporan kepada masyarakat. Kalau dari laporan hasilnya baik, pasti masyarakat memuji," jelas Adi.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menerangkan Puan hadir WCSP yang digelar Inter-Parliamentary Union (IPU), organisasi internasional beranggotakan parlemen-parlemen dari negara-negara berdaulat, agar mendapatkan hak bicara.

"Pertemuan ini diadakan setiap 5 tahun sekali dan jika hanya diwakilkan oleh IPU tidak menjamin akan mendapat hak bicara," ungkap Indra.

Indra menyampaikan Puan didaulat sebagai keynote speaker dalam dialog interaktif bertema 'Achieving Sustainable Development Requires More Attention on Human Wellbeing and Environmental Preservation than on Economic Growth' yang dimoderatori oleh jurnalis dan komentator politik Deutsche Welle, Melinda Crane-Rohrs.

Selain itu, kata Indra, dalam forum tersebut juga akan digelar pertemuan ketua-ketua parlemen perempuan yang ke-13 (13th Summit of Women Speakers of Parliament). Indra menyebut ini merupakan kali pertama DPR RI terpilih menjadi anggota preparatory committee, yang diwakili Puan Maharani, untuk menyiapkan sidang Ketua Parlemen Perempuan tersebut.

(ncm/ega)