Uji Calon Anggota BPK Dimulai Besok, 2 Nama Tak Penuhi Syarat Tercantum

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 19:13 WIB
Gedung DPR/MPR
Gedung DPR RI (Foto: Dok detik.com)
Jakarta -

Komisi XI DPR RI segera menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon anggota BPK RI. Dua nama yang selama ini disorot tak memenuhi syarat tercantum dalam jadwal uji kelayakan.

"Insyaallah besok dan lusa (uji kelayakan calon anggota BPK)," kata Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hatari kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Uji kelayakan calon anggota BPK mulai besok juga dikonfirmasi oleh anggota Komisi XI Hendrawan Supratikno. Achmad Hatari pun sudah mengkonfirmasi jadwal dan nama calon anggota BPK yang akan menjalani uji kelayakan.

"Iya," ujar Hatari.

Berdasarkan jadwal uji kelayakan calon anggota BPK yang diterima, ada nama yang akan menjalani uji kelayakan besok. Uji kelayakan di gelar di Komisi XI DPR mulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB.

Berikut nama-namanya:

Dadang Suwarna
Dori Santosa
Encang Hermawan
Kritiawanto
Shohibul Imam
Nyoman Adhi Suryadnyana

Uji kelayakan kembali akan digelar pada Rabu (8/9). Pada hari kedua uji kelayakan, ada delapan nama calon anggota BPK. Berikut ini nama-namanya:

Hari Pramudiono
Muhammad Komarudin
Nelson Humaris Halomoan
Widiarto
Muhammad Syarkawi Rauf
Teuku Surya Darma
Hary Zacharias Soeratin
Laode Nusriadi

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya menggugat Ketua DPR RI Puan Maharani ke PTUN Jakarta, tapi kandas. Gugatan tersebut terkait seleksi calon anggota BPK.

Menurut keterangan Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Ketua DPR RI Puan Maharani telah menerbitkan Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor PW/09428/DPR RI/VII/2021 tanggal 15 Juli 2021 kepada pimpinan DPD RI tentang Penyampaian Nama-Nama Calon Anggota BPK RI berisi 16 orang.

Dari 16 orang tersebut, terdapat dua calon anggota BPK yang MAKI duga tidak memenuhi persyaratan, yaitu Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin. Berdasarkan riwayat hidup, Nyoman Adhi Suryadnyana pada periode 3 Oktober 2017 sampai 20 Desember 2019 adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea-Cukai Manado (kepala satker eselon III), yang juga pengelola keuangan negara (kuasa pengguna anggaran/KPA).

(rfs/gbr)