ADVERTISEMENT

Pemerintah Uji Coba Buka Mal dengan Prokes Ketat di Bali

Matius Alfons - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 19:06 WIB
Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom)
Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah memutuskan memperpanjang masa PPKM level 1-4 dari 7 sampai 13 September 2021. Khusus wilayah Bali, pemerintah akan mulai mencoba menerapkan protokol kesehatan dan pedulilindungi di mal hingga pusat perbelanjaan.

"Kami akan lakukan uji coba protokol kesehatan dan pedulilindungi untuk mal dan pusat perbelanjaan di Bali dengan batasan-batasan tertentu," kata Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Pandjaitan, Senin (6/9/2021).

Luhut menyampaikan uji coba tersebut akan dilakukan mulai besok hingga 13 September mendatang. Selain itu, 20 tempat wisata di kota dengan PPKM level 3 akan mulai dibuka dengan implementasi pedulilindungi.

"Akan dilakukan uji coba pembukaan 20 tempat wisata di kota dengan level 3, dengan penerapan prokes ketat dan implementasi platform pedulilindungi," ucapnya.

Kemudian, Luhut menyebut tempat wisata di kabupaten/kota yang berada pada PPKM level 2 juga tetap harus menggunakan aplikasi pedulilindungi. "Serta kabupaten/kota level 2 juga diwajibkan menggunakan pedulilindungi pada tempat-tempat wisata yang sudah diperbolehkan buka," imbuhnya.

Untuk diketahui, pemerintah memutuskan memperpanjang masa PPKM level 1-4 di wilayah Jawa-Bali. Ada sejumlah daerah yang mengalami penurunan level PPKM, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Status DIY turun dari PPKM level 4 ke level 3. Sedangkan Bali masih tetap berada di level 4.

"DIY berhasil turun ke level 3. Sementara Bali kami perkarakan butuh waktu 1 minggu lagi untuk turun ke level 3 dari level 4 akibat perawatan pasien di rumah sakit yang masih tinggi," kata Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/9/2021).

Simak Video: PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang Hingga 20 September

[Gambas:Video 20detik]



(maa/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT