Penyidik Bilang Harun Masiku di RI, KPK Minta Setiap Info Dilaporkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 13:13 WIB
DPO Harun Masiku.
DPO Harun Masiku (Situs Resmi KPK)
Jakarta -

Keberadaan salah seorang buron KPK Harun Masiku masih abu-abu. Informasi terbaru menyebutkan bila mantan calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP Perjuangan itu ternyata bukanlah berada di luar negeri.

Sebelumnya, pada 24 Agustus 2021, Deputi Penindakan KPK Karyoto sedikit memberikan petunjuk bila Harun Masiku berada di luar negeri. Karyoto sendiri mengklaim sudah sangat ingin menangkapnya tetapi terhalang aturan perjalanan ke luar negeri saat pandemi virus Corona (COVID-19.

"Hanya saja, karena tempatnya tidak di dalam (negeri). Kita mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun," ujar Karyoto dalam konferensi pers saat itu.

"Saya sangat nafsu sekali ingin menangkapnya. Waktu itu Pak Ketua (Firli Bahuri) sudah perintahkan, kamu berangkat, saya siap, Pak, tapi kesempatannya yang belum ada," imbuhnya.

Namun informasi berbeda disampaikan oleh Ronal P Sinyal yang merupakan penyidik KPK yang saat ini tengah dinonaktifkan buntut polemik tes wawasan kebangsaan (TWK). Ronal berada dalam satu tim dengan Harun Al Rasyid sebagai ketua satuan tugas (kasatgas) yang memburu Harun Masiku. Sayangnya, Harun Al Rasyid pun dinonaktifkan karena TWK.

Lantas apa kata Ronal?

Melalui sambungan telepon, Ronal mengatakan bila Harun Masiku berada di dalam negeri yaitu di Indonesia. Bahkan Ronal tahu siapa saja yang menyokong Harun Masiku.

"Kalau menurut data yang saya punya, saya dapat info update-nya sampai Agustus kemungkinan besar 80 persen tahu lokasinya di mana. Cuma kenapa bisa saya tindak lanjuti? Kan yang pertama saya kan lagi nonaktif ya, jadi yang kedua seandainya pun ditangkap kami juga khawatir takutnya nanti modelnya kayak bansos, jadi tokoh-tokoh orang di belakangnya itu malah tidak digali lebih dalam," ucap Ronal kepada detikcom, Senin (6/9/2021).

Ronal meyakini urusan Harun Masiku berkembang. Oleh sebab itu, dia berharap bila kelak Harun Masiku ditangkap maka penyidikan harus diupayakan menjerat orang-orang lain yang mendukung pelarian Harun Masiku.

"Nah, kita mau mencoba menggali lebih dalam, kalau misalnya hanya menangkap saja ya percuma, buat apa. Kalau misalnya orang tokoh-tokoh orang di baliknya atau orang-orang di belakangnya tidak diusut lebih dalam," kata Ronal.

"Kalau saya lihat dengan orang-orang yang men-support beliau sih, orangnya berkumpul di suatu tempat dan tempatnya itu bukan di luar (negeri), di Indonesia," imbuh Ronal.

Simak juga video 'KPK: Kami Nafsu Sekali Mau Tangkap Harun Masiku, Kesempatannya Belum Ada':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya respons KPK.