Dugaan Pesugihan di Kasus Ortu Cungkil Mata Anak dan Fakta Terkininya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Sep 2021 15:43 WIB
Seorang anak perempuan di Sulsel harus dilarikan ke RS. Korban dicungkil matanya oleh orang tuanya diduga sebagai syarat belajar ilmu hitam. (dok Istimewa)
Foto: Korban dicungkil matanya oleh orang tuanya diduga sebagai syarat belajar ilmu hitam. (dok Istimewa)
Jakarta -

Kasus orang tua mencungkil mata anaknya diduga terkait pesugihan menuai sorotan. Kini empat orang ditangkap terkait kasus tersebut.

Dugaan pesugihan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman saat dimintai konfirmasi, Sabtu (4/9/2021). Boby menyebut mata anak perempuan tersebut dicungkil diduga terkait ilmu hitam.

"Benar, penganiayaan anak di bawah umur mengakibatkan luka berat, dilakukan kedua orang tua korban. Motifnya diduga dia melakukan pesugihan, ilmu hitam, dan halusinasi dengan melihat di mata korban ada benda sesuatu dan ibu korban mengambil dengan tangannya, mencongkel terhadap anak," kata Boby.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/9), sekitar pukul pukul 13.30 Wita. Boby menyebut kedua orang tua korban telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini korban mengalami luka di bagian matanya hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Korban perlu dilakukan penanganan operasi.

"Kondisi korban menjalani operasi lagi. Luka di bagian putih mata dan makanya mau operasi," terangnya.

Pelaku Jadi Tersangka

Total empat orang yang ditangkap polisi terkait kasus anak perempuan berusia enam tahun berinisial yang dicungkil matanya di Gowa. Mereka ialah ayah, ibu, paman dan kakek korban sendiri.

"Terduga pelaku total ada 4 orang," ujar Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (5/9).

Keempat terduga pelaku ialah ayah korban berinisial TT (45), ibu korban HA (43), paman berinisial US (44) dan kakek korban berinisial BA (70). Menurut Boby, 2 dari 4 terduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka sementara dua lainnya masih dalam tahap pemeriksaan intensif oleh penyidik.

"Kakek dan paman korban telah ditetapkan tersangka pada hari Sabtu, 4 September 2021 dan hari ini Minggu (hari ini) telah dilakukan penahanan," kata Boby.

Para tersangka, kata Boby, dijerat Pasal 45 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan KDRT juncto Pasal 55, 56 KUHP atau Pasal 80 (2) juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sehingga terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Selain keempat terduga pelaku, polisi masih memeriksa sejumlah saksi lain dalam kasus ini. Boby menambahkan, ibu korban yang juga menjadi terduga pelaku hingga kini belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

"Ibu korban belum diambil keterangan karena kondisi kesehatan belum stabil," katanya.

Simak video 'Gegara Ilmu Hitam, Ortu di Sulsel Tega Cungkil Mata Anaknya':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/gbr)