5 Desa di Gorontalo Terendam Banjir, Evakuasi Warga Terkendala Perahu

Antara - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 23:35 WIB
Banjir lima desa di Gorontalo, Sabtu (5/9/2021).
Banjir lima desa di Gorontalo (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Sejumlah desa di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, terendam banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga dada orang dewasa. Evakuasi warga terkendala soal perahu karet.

Lima desa di Kecamatan Tomilito adalah Desa Bulango Raya, Jembatan Merah, Milango, Bubode, dan Leyao, serta permukiman di Desa Posso, Alata Karya, di Kecamatan Kwandang.

"Curah hujan tinggi berdampak pada meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Bubode dan Leyao, menyebabkan permukiman, area persawahan, dan perkebunan di wilayah ini terendam banjir dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa sejak pukul 15.15 Wita," kata Kepala Desa Milango, Eman Kadir, seperti dilansir Antara, Sabtu (4/9/2021).

Eman mengaku kondisi tersebut sangat meresahkan karena banjir terus menjadi langganan saat curah hujan tinggi. Warga berharap, kata Eman, penanggulangan banjir dapat dilakukan melalui program normalisasi sungai, mengingat kondisi DAS Bubode dan Leyao sudah sangat dangkal bahkan beberapa bagian hampir rata dengan daratan.

"Kami sangat memerlukan bantuan program normalisasi sungai, itu saja. Agar banjir tidak terus merendam desa ini. Mengingat Milango merupakan desa di hilir sungai, sehingga air kiriman dari DAS Bubode dan Leyao dipastikan menerjang desa ini jika kondisi dua desa di hulu terendam banjir. Bahkan air berarus deras kiriman dari DAS Leyao, sangat mengancam permukiman di Desa Milango," katanya.

Banjir untuk sementara diperkirakan berdampak pada sekitar 140 keluarga di Desa Milango.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Asri Ode Muisi, mengatakan pihaknya telah berada di lokasi banjir sejak pukul 17.50 Wita setelah menerima laporan dari para kepala desa yang wilayahnya terendam.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: