Wakil Ketua MPR Minta Masyarakat Bijaksana Hadapi Turunnya Angka COVID

Khoirul Anam - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 20:37 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, meminta para pemangku kepentingan dan masyarakat bersikap bijaksana dalam menghadapi tren penurunan kasus COVID-19. Ia menegaskan, konsistensi testing, tracing, dan treatment (3T), serta disiplin menjalani protokol kesehatan dalam keseharian harus terus terjaga.

"Dalam menyikapi tren penurunan kasus positif COVID-19 di tanah air kita harus belajar dari pengalaman India, yang setelah jumlah kasus positif COVID-19 turun beberapa pekan lalu, sekarang malah melonjak lagi," kata politisi yang akrab disapa Rerie ini dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tren kasus terkonfirmasi COVID-19 secara nasional mengalami penurunan hingga 90,4%. Sementara itu, secara spesifik kasus COVID-19 di Jawa-Bali mengalami penurunan hingga 94% dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.

Sementara berdasarkan Worldometers, sejak pekan lalu India mencatat peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 sejak melandai pada 7 Juli 2021. Menurut sejumlah analis, kenaikan jumlah kasus positif COVID-19 disebabkan adanya perayaan festival di negara bagian di India tanpa menerapkan manajemen pembatasan dan protokol kesehatan.

Menurut Rerie, apa yang terjadi di India harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia. Penurunan jumlah kasus positif COVID-19 di tanah air, tambahnya, jangan direspons dengan sikap abai terhadap upaya pencegahan yang sudah dilakukan.

Penurunan kasus positif COVID-19, tegas Rerie, harus direspons dengan peningkatan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir.

Demikian juga dengan upaya percepatan pencapaian target vaksinasi COVID-19 nasional yang diharapkan mampu membentuk kekebalan kelompok.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap masyarakat tidak terjebak dalam euforia saat menyikapi kondisi transisi di masa pandemi.

Potensi peningkatan kembali kasus positif COVID-19, jelasnya, masih cukup tinggi. Apalagi Satgas COVID-19 mencatat angka positivity rate per Minggu (29/8) secara nasional sebesar 10,29% atau masih di atas batas rekomendasi aman WHO yaitu di bawah 5%.

Tanpa upaya pencegahan yang memadai dari para pemangku kepentingan dan masyarakat, ujar Rerie, angka penurunan kasus positif COVID-19 akan sulit dipertahankan.

(ega/ega)