Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Cermati Dampak Pelonggaran PPKM

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 29 Agu 2021 15:46 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mewanti pemerintah pusat dan daerah rutin mengevaluasi dampak dari pelonggaran PPKM di sejumlah daerah. Ia menekankan kegiatan masyarakat seperti pembelajaran tatap muka hingga pusat perbelanjaan mesti mematuhi protokol kesehatan.

"Pekan-pekan mendatang di sejumlah daerah yang level PPKM-nya mulai turun merupakan tahapan penting dalam menuju penerapan norma baru dalam keseharian masyarakat," ungkap Lestari, Minggu (29/8/2021).

Lestari menguraikan di sejumlah daerah dengan jumlah kasus positif COVID-19 yang terus menurun mulai dilakukan uji coba beberapa kegiatan seperti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dan pembukaan operasional pusat perbelanjaan yang lebih lama. Lestari berharap para pemangku kepentingan melakukan evaluasi secara konsisten terhadap penerapan protokol kesehatan di sejumlah kegiatan yang mulai dibuka tersebut.

Menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, sinergi pemerintah bersama masyarakat dalam menjalankan masa transisi sangat menentukan keberhasilan proses adaptasi dalam menjalani norma baru pascapandemi nantinya.

Lestari menyampaikan para pemangku kepentingan di sektor pendidikan harus benar-benar mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan cermat dan konsisten. Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu menegaskan pelaksanaan PTM di sejumlah daerah kelak bisa menghasilkan standar tata kelola yang memadai untuk memfasilitasi para peserta didik menjalani proses pendidikan dengan baik sesuai target kurikulum yang ada.

Selain itu, dalam hal penerapan protokol kesehatan (prokes) di pusat perbelanjaan, Lestari menyatakan pemerintah harus mengevaluasi efektivitas pelaksanaan prokes di pusat perbelanjaan secara periodik, sehingga bisa menemukan tata kelola yang tepat dalam pelaksanaan kegiatan di pusat perbelanjaan.

Berbagai rancangan strategi penerapan kegiatan di sejumlah sektor, sebut Lestari, harus segera dipersiapkan untuk menjalani uji coba di daerah-daerah yang sudah menunjukkan penurunan jumlah kasus positif COVID-19 secara konsisten.

(ega/ega)