Kecaman Kunjungan DPR ke Australia Dianggap Salah Alamat

Kecaman Kunjungan DPR ke Australia Dianggap Salah Alamat

- detikNews
Selasa, 04 Apr 2006 20:20 WIB
Jakarta - Rencana keberangkatan beberapa anggota DPR ke Australia menuai banyak kecaman. Anggota Komisi I DPR dari FPDIP Effendi MS Simbolon menilai kecaman tersebut salah alamat."Yang perlu dikecam Australia, bukan kita. Mereka salah alamat. Memangnya apa yang mereka tidak setujui," ujar Effendi dengan nada kesal saat dihubungi detikcom, Selasa (4/4/2006), pukul 19.30 WIB.Kunjungan tersebut, tambah Effendi, merupakan bagian dari tanggungjawab politik dan moral DPR. Tujuan untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya terjadi di Papua juga tidak mencampuri fungsi diplomasi pemerintah."Kita ini bukan special envoy dari pemerintah. Nggak ada aturan kalau itu hanya urusan pemerintah," tukasnya.Ditanya mengenai jawaban tidak tegas Ketua DPR Agung Laksono yang mengatakan keberangkatan ke Australia merupakan kunjungan tidak resmi, Effendi menolaknya. Agung Laksono menurutnya, telah menyatakan kunjungan tersebut mengatasnamakan lembaga DPR."Itu sudah dideclare, walaupun itu biaya pribadi. Ini delegasi resmi. Kalau ada perubahan dia (Agung) akan sampaikan ke kita," imbuh politisi muda ini.Kunjungan ke Australia ini pun bukanlah kunjungan yang ekslusif hanya untuk beberapa anggota DPR saja. Siapapun anggota DPR yang berkeinginan untuk berpartisipasi dipersilahkan mengajukan dirinya."Jangankan DPR, tukang becak saja boleh berangkat. Kita tidak pernah tidak mengajak atau menutup diri. Delegasi ini mau seratus orang juga tidak masalah," demikian Effendi MS Simbolon. (fay/)


Berita Terkait