Pandu Riono dkk Bikin Aliansi Ilmuwan, Sodorkan Skenario Pascapandemi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 17:37 WIB
Meski Presiden Jokowi telah menurunkan harga tes PCR namun fakta di lapangan harga tersebut belum sesuai dengan instruksi.
Tes Corona (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Aliansi Ilmuwan Indonesia Untuk Penyelesaian Pandemi menawarkan skenario pascapandemi COVID-19. Skenario ini dibuat agar Indonesia bisa lolos dari ketidakpastian pandemi Corona.

Aliansi Ilmuwan ini terdiri atas Sulfikar Amir PhD (Nanyang Technological University), Pandu Riono PhD (Universitas Indonesia), Irma Hidayana PhD (LaporCovid19.org/St Lawrence University), Iqbal Elyazar PhD (Eijkman-Oxford Clinical Research Unit), Ines Atmosukarto PhD (Australian National University), Yanuar Nugrogo PhD (ISEAS-Yusof Ishak Institute), Arief Anshory Yusuf, PhD. (Universitas Padjajaran), Septian Hartono, PhD (Duke-NUS Graduate Medical School), dan Dicky Pelupessy, PhD (Universitas Indonesia).

Aliansi Ilmuwan menawarkan skenario ini karena pandemi di Indonesia masih jauh dari berakhir. Selama bulan Juli, Aliansi Ilmuwan mencatat jumlah warga Indonesia yang meninggal karena COVID-19 menyumbang 30% dari total mortalitas angka resmi. Harapan pandemi berakhir memudar setelah serangan varian Delta.

"Sempat muncul harapan bahwa pandemi ini akan segera berakhir ketika program vaksinasi mulai dilakukan pada awal 2021. Harapan itu memudar ketika varian Delta dengan daya tular berkali-kali lipat masuk ke Indonesia dan memicu laju penularan yang lebih dahsyat," tulis Aliansi Ilmuwan dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

Berangkat dari sini, Aliansi Ilmuwan mengusulkan jalan keluar, yakni Skenario Pasca Pandemi. Disebut skenario karena untuk keluar dari suatu krisis yang penuh dengan ketidakpastian, kita harus mampu menyusun suatu proses yang akan kita lewati untuk mencapai tujuan akhir.

Ada tiga prinsip utama dalam skenario pascapandemi, yakni empathy, equity, dan episteme. Empathy adalah kepedulian dan rasa welas asih terhadap sesama yang menjadi fondasi dalam penanganan setiap krisis kemanusiaan. Equity adalah kesetaraan dan keadilan yang menjamin akses bagi seluruh warga tanpa diskriminasi dalam mendapatkan hak hidup sehat dan bahagia. Terakhir, episteme adalah pengetahuan ilmiah yang sangat dibutuhkan sebagai lentera dalam mengarungi ketidakpastian dan risiko pandemi.

Lantas, bagaimana skenario lengkapnya? Berikut ini skenario lengkap pascapandemi usulan Aliansi Ilmuwan: