Senangnya Siswa SDN 1 Manggarai Jaksel Bisa Sekolah Tatap Muka

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 09:10 WIB
Pembelajaran tatap muka di SDN 01 Manggarai Jaksel (Foto: Faiz/detikcom)
Pembelajaran tatap muka di SDN 01 Manggarai, Jaksel. (Faiz/detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 610 sekolah di DKI Jakarta sudah diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, salah satunya SDN 01 Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Bagaimana suasananya?

Pantauan detikcom, Rabu (1/9/2021), para siswa mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WIB, sebelum jam sekolah dimulai. Hari ini hanya kelas 2 dan kelas 5 yang melaksanakan PTM terbatas.

Para orang tua pun hanya boleh mengantar siswa hingga tempat parkir. Sebelum masuk ke kelas, setiap siswa diwajibkan mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh di depan gerbang sekolah dan depan pintu kelas.

Sesampai di dalam kelas, para siswa langsung duduk berjarak. Satu meja hanya diduduki satu siswa.

Setiap siswa yang hadir diwajibkan memakai masker medis. Siswa juga diminta menggunakan face shield saat mengikuti pembelajaran.

Terkait proses belajar-mengajar, para guru harus mengajar langsung dan secara daring. Jadi siswa yang tidak masuk hari ini akan melaksanakan pembelajaran secara online dengan guru di waktu bersamaan.

Pembelajaran tatap muka di SDN 01 Manggarai Jaksel (Foto: Faiz/detikcom)Pembelajaran tatap muka di SDN 01 Manggarai, Jaksel. (Faiz/detikcom)

Secara keseluruhan, sekolah ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang protokol kesehatan. Pihak sekolah juga menyediakan ruangan isolasi untuk siswa-siswi yang suhunya di atas 37 derajat Celsius.

Kelas pun dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pukul 07.00-08.45 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 09.15-11.30 WIB.

Tak hanya itu, PTM juga hanya dilaksanakan pada Senin, Rabu, dan Jumat. Sedangkan pada Selasa, Kamis, dan Sabtu, sterilisasi dilakukan. Anak-anak akan belajar secara daring.

Siswa Antusias

Siswa pun antusias mengikuti pembelajaran tatap muka. Bentuk antusiasme itu salah satunya diungkapkan siswi kelas 5, Nanda.

Nanda mengaku senang bisa bersekolah kembali. Apalagi, kini dia bisa bertemu dengan teman-teman sekolahnya.

"Aku senang banget, bisa ketemu teman-teman," kata Nanda.

Hal senada disampaikan siswi kelas 5, Raisa. Raisa pun mengaku tak masalah dengan penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan.

"Kalau pakai masker nggak apa-apa sih, soalnya ruangannya nggak panas," ujar Raisa.

Berjalan Lancar

Wakil Kepala Sekolah SDN 01 Manggarai, Musyarofah, mengatakan, sejauh ini pembelajaran tatap muka berjalan lancar. Siswa dan orang tua siswa, katanya, juga antusias dengan pembelajaran tatap muka.

"Sejauh ini berjalan lancar, karena SDN 01 Manggarai ini hanya untuk melanjutkan saja dari PTM pertama di bulan April lalu. Alhamdullilah sarana dan prasarana sudah tercukupi dan persetujuan orang tua juga sudah kita kumpulkan," ujarnya.

"Alhamdullilah semua pada antusias, seneng banget malah anak-anak. kita (guru-guru) dan orang tua juga antusias," imbuh Musyarofah.

Musyarofah mengaku tidak ada kendala selama pembelajaran tatap muka. Pihaknya sudah melakukan persiapan pembelajaran tatap muka sejak April lalu.

"Tidak ada kendala, karena kendala itu sudah kita antisipasi, waktu bulan April. Kita sudah suruh anak-anak persiapan dari rumah, bawa masker, kalau bisa pake face shield, bawa hand sanitizer sendiri, yang punya handuk kecil boleh dibawa," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengedukasi orang tua siswa. Musyarofah mengatakan, pihaknya sudah mewanti-wanti agar anak yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat dan juga kontak erat pasien COVID-19 diminta untuk tidak ke sekolah.

"Dari awal kita sudah meng-edukasi orang tua, bahwa kalau suhu anaknya 37 nggak perlu masuk dan juga misalnya ada orang tua atau keluarga dekat yang terpapar COVID, anak itu nggak dibolehin masuk, kalau sudah aman baru boleh. Kalau ada anak yang sudah 12 tahun ke atas, kita suruh untuk vaksin," ungkap Musyarofah.

(mae/lir)