Wagub DKI Minta PDIP Tunjukkan Data Potensi Pemborosan Rp 4,48 T Formula E

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 21:25 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Ahmad Riza Patria (Tiara/detikcom)
Jakarta -

PDIP DKI Jakarta menduga ada potensi pemborosan anggaran gelaran Formula E hingga Rp 4,48 triliun (T) untuk 5 tahun. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakini anggaran yang dikeluarkan untuk Formula E tak sebesar itu.

"Tidak sampai sebesar itu dana Formula E," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (31/8/2021).

PDIP menyebut dana triliunan itu untuk balap Formula E selama lima musim. Menyikapi hal ini, Riza mempersilakan untuk mengecek ke Jakpro selaku penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota.

"Nanti coba dicek saja, ditanya sama Jakpro dan Dispora ya, 5 musim itu berapa biaya totalnya," ujarnya.

Riza mempersilakan PDIP untuk mengungkap data yang dimilikinya. Namun, dia meyakini besaran uang yang dikeluarkan sesuai laporan yang disampaikan ke publik.

"Silahkan saja bagi teman-teman PDIP, kalau punya datanya silakan disampaikan. Sejauh ini program Formula E besarnya seperti yang disampaikan selama ini," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, PDIP DKI Jakarta tetap maju mengajukan interpelasi Formula E ke Gubernur Anies Baswedan. PDIP DKI mengungkap ada potensi pemborosan anggaran hingga Rp 4,48 triliun jika ajang Formula E tetap digelar pada 2022 mendatang.

"Ada potensi pemborosan anggaran Rp 4,48 triliun, sebuah jumlah uang yang sangat besar Rp 4,48 triliun untuk sebuah program yang tiba-tiba menjadi isu prioritas," kata anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan di DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Anggota Komisi B itu memerinci biaya tersebut meliputi commitment fee sebesar Rp 2,3 triliun, biaya pelaksanaan Rp 1,2 triliun serta bank garansi Rp 890 miliar. Meskipun saat ini biaya bank garansi sudah dikembalikan, masih ada biaya lainnya yang dinilai merugikan keuangan daerah.

Simak video 'Soal Interpelasi ke Anies, Fraksi PDIP DKI: Kami Merasa Tak Dianggap':

[Gambas:Video 20detik]

(lir/lir)