Melihat Kenaikan Harta Lili Pintauli, Terus Bertambah Saat Jadi Pimpinan KPK

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 14:53 WIB
Lili Pintauli Siregar
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Foto: Dok. KPK)
Jakarta -

Nama Lili Pintauli Siregar selaku Wakil Ketua KPK sedang mendapat sorotan. Sebab, Lili terbukti melanggar kode etik berat tetapi dijatuhi sanksi dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK dinilai terlalu ringan.

Lili disanksi pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan. Potongan gaji itu sekitar Rp 1.848.000.

Angka itu diketahui dari gaji pokok Lili sebagai Wakil Ketua KPK yaitu Rp 4.620.000 sesuai dengan yang tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 29 Tahun 2006 tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol, dan Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK. Sanksi yang dikenakan pada Lili yaitu selama 12 bulan yang artinya total dalam setahun, gaji pokok Lili secara total dipotong senilai Rp 22.176.000.

Namun dalam aturan itu disebutkan pula adanya tunjangan jabatan Rp 20.475.000 dan tunjangan kehormatan Rp 2.134.000. Ada pula tunjangan perumahan Rp 34.900.000, tunjangan transportasi Rp 27.330.000, tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa Rp 16.325.000, dan tunjangan hari tua Rp 6.807.250. Total tunjangan yang didapat Lili sekitar Rp 107 juta.

Namun dari semua tunjangan itu, hanya asuransi kesehatan dan jiwa yang tidak dalam bentuk uang karena dibayarkan ke lembaga penyelenggara asuransi. Lalu, tunjangan hari tua merupakan hak pensiun sebagai pejabat negara.

Di sisi lain, diketahui harta kekayaan Lili meningkat sejak menjabat Wakil Ketua KPK. Sebagai perbandingan, dicek di laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebelumnya Lili melaporkan hartanya saat menjabat Wakil Pimpinan LPSK, yaitu totalnya Rp 781.000.000, yang dilaporkan pada 31 Maret 2019.

Lalu saat awal menjabat Wakil Ketua KPK, Lili menyampaikan laporan pada 22 Januari 2020 dengan total harta kekayaan Rp 1.563.000.000. Tercatat saat itu Lili tidak memiliki utang.

Harta Lili saat itu terdiri dari tanah dan bangunan di Tangerang Selatan dan Deli Serdang. Kendaraan berupa 3 motor, yaitu Honda, KTM, dan NMAX, lalu 2 mobil, yaitu Toyota Fortuner VRZ dan Honda Brio. Lalu ada harta bergerak senilai Rp 16 juta dan kas Rp 93 juta.

Simak rincian LHKPN Lili Pintauli di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Dewas KPK: Tindakan Lili Pintauli Awal dari Perbuatan Koruptif

[Gambas:Video 20detik]