Ketinggian Air Terus Naik, Warga Terdampak Banjir di Sidrap Mengungsi

Hasrul Nawir - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 14:38 WIB
Sidrap -

Ketinggian air imbas banjir yang merendam rumah-rumah warga di Kelurahan Wette, Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), terus meningkat. Akibatnya, sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak banjir.

Pada Selasa (31/8/2021) siang, air masih merendam permukiman warga yang berseberangan langsung dengan Danau Sidenreng. Bahkan, ketinggian air terus naik hingga melebihi 2 meter.

"Kalau di sini sudah lebih dari 2 meter tingginya, sudah banyak yang mengungsi di rumah kerabat," kata seorang warga korban banjir bernama Baba di lokasi.

Baba menjelaskan penyebab banjir di daerahnya tersebut. Menurutnya, banjir yang terjadi di sini merupakan banjir musiman yang disebabkan luapan air dari danau dan banjir kiriman dari daerah tetangga.

"Biasanya bahkan air sampai naik lantai rumah panggung, kalau terus-terusan hujan akan naik terus," ucapnya.

Hal senada dikatakan warga korban banjir lainnya bernama Megawati. Meskipun beberapa tetangganya sudah mengungsi, dia mengaku masih akan bertahan di rumahnya.

"Kalau yang rumah tetangga di sana sudah ditinggalkan, mengungsi ke rumah mertuanya, karena ada anak kecilnya takut ada apa-apa, kalau saya kemas-kemas barang saja, kalau air tinggi bisa pake perahu," ujarnya.

Koordinator Tim Resque BPBD Sidrap Ardy menyebut saat ini banjir di Kabupaten Sidrap sudah meluas hingga ke 4 kecamatan. Yakni Kecamatan Panca Lautang, Kecamatan Tellu Limpoe, Kecamatan Dua Pitue, dan Kecamatan Pitu Riawa.

"Untuk banjir di Kabupaten Sidrap informasi yang kami terima ada 4 kecamatan, sementara kami masih proses asesmen untuk langkah awal, yakni menerima informasi adanya kejadian kemudian melakukan asesmen dengan mengirimkan personel di lokasi," katanya.

Ardy meminta warga di lokasi banjir meningkatkan kewaspadaan. Jika ketinggian air terus naik, dia meminta warga mencari tempat yang lebih aman.

"Sebaiknya jika ketinggian air terus meningkat, sebaiknya warga kami rekomendasikan untuk mengungsi," pungkasnya.

(fas/fas)