Turun ke Level 3, Bupati Kebumen Izinkan PTM Terbatas Mulai Besok

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 14:19 WIB
Bupati Kebumen
Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Jakarta -

Pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan bertahap di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah akan dilaksanakan mulai besok pagi. Langkah ini diambil menyusul Kebumen sudah masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di Jawa dan Bali hingga 6 September 2021. Kabupaten Kebumen sendiri telah turun level dari level 4 menjadi level 3.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang PPKM, bahwa daerah yang masuk PPKM di level 3 dapat diizinkan untuk melaksanakan PTM secara terbatas dengan kapasitas 50 persen, maka Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengizinkan PTM mulai Rabu (1/9/2021) esok.

"Alhamdulillah per 30 Agustus kemarin Kebumen sudah di level 3, sehingga mulai 1 September besok, kita izinkan untuk kegiatan PTM, dengan kapasitas terbatas sebanyak 50 persen dari jumlah siswa," kata Arif usai rapat dengan Disdik, dan sejumlah pejabat terkait di Gedung Sekda Kebumen, Selasa (31/8/2021).

PTM harus dilakukan secara bertahap sehingga bisa dijadikan simulasi atau percontohan cara menerapkan sistem sekolah tatap muka yang baik. Hal itu juga bertujuan agar guru dan siswa bisa belajar secara maksimal dan terhindar dari penularan COVID-19.

"Jadi untuk SMK dan SMA itu ada simulasi dulu dua minggu. Baru setelah aman, kita tingkatkan PTM terbatas tadi. Kemudian SD dan SMP kita adakan simulasi dulu tiga hari, baru setelah kita tingkatkan lagi ke PTM terbatas tadi," terangnya.

Arif meminta agar dinas dan kecamatan melakukan pemantauan yang intensif selama simulasi tersebut. Semua proses PTM ini harus dipastikan bisa berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. Jika tidak, maka sekolah tersebut bisa dikenakan teguran atau sanksi dari pemerintah.

Selain kapasitasnya yang terbatas yakni 50 persen, bupati juga meminta semua sekolah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana yang mendukung prokes. Siswa dan guru dilarang bersalaman, murid membawa bekal sendiri, dan harus taat prokes.

"Untuk guru yang tempat tinggalnya masih di level 4 seperti di Kabupaten Purworejo, belum diperkenankan mengajar di Kebumen," jelasnya.

Pemerintah Kebumen, Arif menambahkan, secepatnya akan melaksanakan progam vaksinasi untuk para siswa usia 12 tahun ke atas. Program vaksinasi bagi para siswa ini jelas sangat mendukung kesuksesan PTM di Kebumen, karena siswa bisa terlindungi dari bahaya virus.

"Yang terpenting status level 3 ini jangan sampai naik lagi ke level 4. Malah sebisa mungkin kita harus turun lagi ke level 2. Kita percaya bisa melakukan itu, kalau semua bisa saling kerjasama, saling support, dan menerapkan aturan itu dengan baik," tandasnya.

(ncm/ega)