ADVERTISEMENT

PD Dorong Polisi Tuntaskan Surat Sumbangan Gubernur Sumbar: Terindikasi Korupsi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 14:12 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat (PD) Hinca Panjaitan memberikan keterangan kepada wartawan terkait surat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritik konsep kampanye akbar Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/4/2019). Partai Demokrat menegaskan masih solid mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Hinca Pandjaitan (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) mendorong pihak kepolisian menuntaskan polemik 'surat minta sumbangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar)'. Sebab, PD menilai 'surat minta sumbangan Gubernur Sumbar' bisa dikategorikan sebagai dugaan korupsi.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PD Hinca Pandjaitan mengatakan ada beberapa pihak yang juga menindaklanjuti polemik surat minta sumbangan tersebut. Salah satunya anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumbar, Novrizon, yang mengusulkan hak angket.

"Sebelum menempuh jalur hukum, saya melihat ada upaya dari berbagai lembaga untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Uda Novrizon, selaku anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar, bahkan mengusulkan hak angket DPRD terhadap Gubernur Sumbar untuk melakukan pendalaman dalam kasus ini," kata Hinca kepada wartawan, Selasa (31/8/2021).

"Selain itu, Ombudsman Sumbar sudah melakukan komunikasi terhadap Sekda Pemprov Sumbar untuk meminta keterangan dari Gubernur Sumbar," imbuhnya.

Karena dua hal tersebut, menurut Hinca, proses hukum atas 'surat minta sumbangan Gubernur Sumbar' harus terus dilakukan oleh polisi.

Lebih lanjut Hinca menegaskan polisi harus bisa menemukan pihak yang bertanggung jawab terhadap penyebaran surat minta sumbangan Gubernur Sumbar. Baru kemudian aktor intelektual surat tersebut dapat ditemukan.

"Pertama, kepolisian wajib menemukan siapa yang bertanggung jawab penuh terhadap penyebaran surat sumbangan tersebut. Barang bukti sudah ada, tinggal menemukan siapa yang menyuruh melakukan dan siapa yang memiliki inisiatif," papar Hinca.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video: Mahyeldi Bicara soal Surat 'Gubernur Sumbar Minta Sumbangan'

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT