Warga Mulai Olahraga di Velodrome Rawamangun, Surat Vaksin Wajib Dibawa

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 10:47 WIB
Jakarta International Velodrome
Jakarta International Velodrome (Foto: dok. Jakpro)
Jakarta -

Kawasan Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur, kembali buka mulai kemarin. Begini suasananya.

Pantauan di lokasi, Selasa (31/8/2021), terlihat beberapa warga berolahraga di wilayah Velodrome. Ada yang bersepeda dan ada yang joging.

Di depan gerbang wilayah Velodrome, ada petugas berjaga memeriksa pengunjung. Di sisi depan gedung Velodrome juga ada petugas kebersihan.

Salah satu pengunjung mengaku senang karena wilayah Velodrome kembali dibuka. Sri Ningsih (43) menceritakan ingin mencari suasana baru untuk berolahraga.

"Iya. Senang sudah buka lagi. Baru sempat olahraga lagi hari ini dan mumpung suami libur. Mau olahraga pagi nyari suasana baru," kata Sri.

Untuk memasuki wilayah Velodrome, pengunjung diharuskan menunjukkan bukti vaksin kepada petugas, mengecek suhu tubuh, dan juga mencuci tangan. Sri memilih berolahraga pagi hari lantaran ingin mencari suasana baru dan suasana yang tidak terlalu ramai.

"Datang dicek surat vaksinnya, cek suhu tubuh terus tadi harus cuci tangan juga. Ya sesuai dengan prokes, ya bagus," jelas Sri.

Hal yang sama dirasakan Said (33). Said memilih Velodrome untuk olahraga karena tempatnya luas dan bersih, sehingga anaknya bisa bermain dengan leluasa.

"Mendadak nih. Pagi-pagi pengin ngajak jalan anak sambil olahraga. Baru ingat Velodrome buka tadi pas beli sarapan, ya sudah, ke sini saja," ungkap Said.

"Karena tempatnya luas, bersih, sepi juga. Jadi anak saya bisa mainnya leluasa. Ya sambil olahraga kecil-kecilan," tambahnya.

Said juga bercerita, saat memasuki wilayah Velodrome, dia dimintai bukti vaksin. Sementara itu, untuk anaknya dibebaskan dari persyaratan bukti vaksin karena masih berusia 3 tahun.

"Kalau untuk saya dicek bukti vaksin, kalau untuk anak saya sih nggak ya karena masih kecil, 3 tahun. Terus tadi cek suhu sama cuci tangan," jelas Said.

(idn/idn)