Pemkot Tangsel Bakal Operasi Yustisi di Pasar Ciputat Demi Tertibkan Prokes

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 21:39 WIB
Pedagang Pasar Ciputat tak bermasker (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Pedagang Pasar Ciputat tak bermasker. (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Ciputat -

Sejumlah pedagang di pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), tidak menggunakan masker saat berjualan. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pihaknya akan menerjunkan Satpol PP untuk menertibkan kembali protokol kesehatan (prokes) di sana.

"Akan saya turunkan lagi Satpol PP," kata Benyamin saat dihubungi, Senin (30/8/2021).

Benyamin merasa sosialisasi Prokes di wilayahnya selama ini sudah maksimal. Namun, menurutnya, untuk menertibkan prokes, operasi yustisi harus terus dijalankan.

"Rasanya sosialisasi sudah maksimal. Tapi memang harus terus dilakukan operasi yustisi," ujarnya.

Sebelumnya, prokes di pasar Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mulai kendor. Sejumlah pedagang tidak menggunakan masker. Padahal wilayah Tangsel masih menerapkan PPKM level 3.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (30/8/2021), pukul 17.10 WIB, tampak beberapa pedagang sayuran hingga buah-buahan terlihat tidak mengenakan masker. Sementara beberapa pedagang lain menggunakan masker di bawah dagu.

Aktivitas jual-beli di lokasi terlihat tidak terlalu ramai. Para pedagang sibuk dengan aktivitas dagangannya.

Ada yang terlihat sedang mengemas sayuran yang baru datang. Ada juga yang sedang melayani pembeli.

Tidak ada petugas atau satgas COVID-19 di lokasi. Hanya terlihat juru parkir di luar area pasar.

Seperti diketahui, Tangsel turun level PPKM dari level 4 menjadi 3. Salah satu indikator penurunan adalah angka-angka kematian indikatornya 2,4, sedangkan kesembuhan 94 persen.

(maa/maa)