Tak Kunjung Dieksekusi Mati, M Nasir Kembali Selundupkan Sabu-Ekstasi

Andi Saputra - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 18:06 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Foto: Ilustrasi (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Gara-gara tidak kunjung dieksekusi mati oleh jaksa, M Nasir (33) kembali mengedarkan sabu dari balik jeruji besi. Atas perbuatannya, M Nasir akhirnya divonis nihil karena sudah mengantongi hukuman mati.

Hal itu tertuang dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Lampung yang dilansir websitenya, Senin (30/8/2021). Di mana kasus bermula saat M Nasir menerima telepon dari Koh Aliong (DPO) pada 27 Juni 2020 subuh. Saat itu, M Nasir sedang menghuni Kamar 4 Blok A Lapas Rajabasa, Bandar Lampung.

"Sir, jemput bahan di dalam ban mobil. Bawa ke Jakarta," kata Aliong dari ujung telepon.

"Ya koh," jawab M Nasir yang saat itu sedang menunggu eksekusi mati.

"Nanti kalau kerjaan sudah selesai, kamu saya kasih seratus juta," kata Aliong menjanjikan.

"Ya koh," jawab M Nasir.

Siangnya, M Nasir ketemu sesama penghuni LP Rajabasa, David Prasetyo.

"Vid, ada orang nggak? Buat jemput kerjaan," kata M Nasir.

"Ada, ntar saya kasih nomornya. Nanti panggil saja dia Selamet," kata David.

Dari percakapan itu, lalu disuruh lah rencana penyelundupan narkoba dalam skala besar. Keduanya bersekongkol untuk lewat jejaringnya di luar lapas.

Sabu dan ekstasi itu dimasukkan ke dalam ban serep dan disimpan di mobil Toyota Innova. Namun pergerakan anak buah M Nasir dan David yang bernama Edi dan Abdul Rohman, sudah diendus anggota BNNP Lampung dan ditangkap. 3,5 Kg sabu dan ribuan butir pil ekstasi berhasil diamankan aparat.

Keduanya kembali diadili. Simak di halaman berikutnya