Perkosa-Ancam Bunuh Anak Kandung, Pria di Sumsel Ditangkap Polisi

M Syahbana - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 11:32 WIB
poster
Ilustrasi pemerkosaan (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Palembang -

Seorang pria berinisial DW (45) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap Polisi. DW ditangkap karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Alamsyah Peluppesy, membenarkan hal tersebut. Dia juga mengatakan DW telah ditangkap.

"Iya," kata Alamsyah saat dimintai konfirmasi, Senin (30/8/2021).

DW diduga memerkosa putri kandungnya yang berusia 15 tahun disertai ancaman. Polisi menyebut DW mengancam membunuh korban jika tak memenuhi nafsu bejatnya.

"Benar kami sudah menangkap pelaku. Saat ini kita periksa secara intensif," kata Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Ali Rajikin.

Ali menyebut DW ditangkap pada Minggu (15/8). DW ditangkap setelah ada laporan dari keluarga korban.

"Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui persetubuhan tersebut," kata Ali.

DW, kata Ali, mengaku kalau pemerkosaan itu terjadi sejak 2020 hingga 9 Agustus 2021. Ali menyebut DW berdalih hal itu dilakukan karena istrinya telah lama meninggal.

"Pengakuan pelaku ini terjadi karena pelaku sudah lama ditinggal meninggal oleh istrinya sekitar 1 tahun yang lalu, sehingga pelaku khilaf kemudian menggagahi korban sebanyak 3 kali," ujarnya.

Korban kemudian melaporkan perbuatan ayahnya itu kepada bibinya. Korban disebut mengaku diancam dibunuh dan diiming-imingi uang Rp 100 ribu.

"Setelah ditanya, korban mengatakan bahwa ia telah disetubuhi oleh ayahnya. Tersangka mengancam dengan sebilah pisau dan mengiming-imingi korban dengan memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, korban mengalami trauma dan menceritakan kejadian yang dialami kepada bibi korban," tuturnya.

DW telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 76D juncto pasal 81 ke 1, 2 dan 3 UU RI nomor 7 tahun 2016 penetapan atas peraturan pemerintah Nomor 1 /2016 pengganti Uu nomor 23 /2002 tentang perlindungan anak. DW telah ditahan.

"Tersangka terancam hukuman 15 tahun dan bagi pelaku ayah kandung dapat ditambah sepertiga dari hukuman tersebut," tutup Ali.

Lihat juga video 'Pengakuan Pemuda di Sumsel yang Didor Polisi Usai Rampok-Perkosa Lansia':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)