Jalan Amblas Grand Depok City Diperbaiki 31 Agustus, Ini Rekayasa Lalinnya

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 28 Agu 2021 08:36 WIB
Backhoe spider dikerahkan tangani jalan amblas di GDC Depok
Jalan Boulevard GDC amblas pada April 2021 dan belum diperbaiki. (Farih/detikcom)
Depok -

Jalan Boulevard, Grand Depok City (GDC), bakal ditutup mulai 31 Agustus hingga 24 Desember 2021 untuk perbaikan jalan amblas. Polisi merekomendasikan sejumlah alternatif rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kemacetan di lokasi.

Kasat Lantas Polres Metro Depok AKBP Indra Waspada mengatakan salah satu rekomendasi rekayasa lalin itu adalah dengan membuka jalur alternatif di sekitar lokasi.

"Dibuat jalur jalan alternatif, membuka median jalan dari U-turn sebelum lokasi proyek arah barat melalui jalan depan kantor DPRD Kota Depok melintasi depan Dinas Damkar Kota Depok sampai U-turn kantor satpam ruko GDC," kata Indra dalam keterangannya, Jumat (27/8/2021).

Selain itu, Indra menyebut jalan dari alun-alun Kota Depok menuju Jalan Kartini di dekat proyek perbaikan akan dibuka kanstin sepanjang 15 meter. Hal itu dilakukan untuk mengalihkan arus menuju kompleks perkantoran samping Kejari Depok atau depan kantor DPRD Kota Depok menuju depan Damkar Depok

"Dari depan Damkar Kota Depok menuju arah Jl Kali Mulya bisa dibuat contra flow," ungkap Indra.

Kendaraan Berat Dilarang Lintas

Kasubnit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok Ipda Ponco Budianto menambahkan kendaraan berat, seperti truk atau bus, tidak diizinkan melintasi jalur alternatif. Sebab, medan jalur alternatif cukup berbahaya bagi truk dan bus.

"Cuman untuk mobil angkutan barang atau roda enam, bus-truk, tidak saya rekomendasikan karena ada jalannya itu menanjaknya, menurunnya, ada menikungnya, berbahaya. Makanya hanya kendaraan pribadi dan roda dua yang bisa melintasi jalan alternatif tadi," sebut Ponco.

Untuk diketahui, sebagian Jalan Boulevard di GDC, Kota Depok, amblas ke saluran air pada Senin (12/4), sekitar pukul 20.30 WIB. Amblasnya jalan diduga terjadi karena jembatan tua yang dibangun sejak 1997.

"Ya kalau saya lihat ini kan sebetulnya yang bangun jembatan adalah pihak GDC. Tadi barusan mengatakan baru 1997 baru kegiatan (pembangunan) waktu zaman krismon (krisis moneter). Ini kalau dilihat konstruksinya tidak memadai, ya. Besinya saja sudah keliatan, kan," kata Kabid SDA Dinas PUPR Kota Depok Denny Setiawan saat ditemui di sekitar lokasi longsor, Jalan Boulevard GDC, Depok, Rabu (14/4).

"Iya memungkinkan (robohnya jalan karena jembatan sudah tua). Ditambah lagi konstruksi tidak memadai. Itulah menyebabkan akhirnya roboh," tambah Denny saat dimintai konfirmasi soal betul-tidaknya robohnya jalan karena jembatan sudah tua," jelas Denny
.

Lihat juga Video: Jalan di Ciracas Tiba-tiba Retak, Ternyata Pipa Air Pecah

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)