Round-Up

Aksi Tak Simpatik Mahasiswa Joget-Panjat Ambulans Berujung Sidang Etik

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 08:01 WIB
Video sejumlah mahasiswa berjoget-joget memanjat ambulans viral di medsos. Polisi memeriksa mahasiswa tersebut (Screenshot video viral)
Video sejumlah mahasiswa berjoget-joget memanjat ambulans viral di medsos. Polisi memeriksa mahasiswa tersebut, (Screenshot video viral)
Kapuas -

Video mahasiswa berjoget-ria hingga memanjat ambulans sempat viral di media sosial (medsos). Video itu diunggah di berbagai platform medsos.

Terlihat Ada empat mahasiswa yang berjoget-joget di atas ambulans tersebut. Tiga orang bergoyang di tiga sisi pintu, seorang lain memanjat kaca depan ambulans.

Mereka bergoyang dengan heboh mengikuti suara musik remix yang diputar dengan kencang. Beberapa lainnya merekam video momen tersebut.

"Ayo, ayo. Ayo, ayo. Hancur deh mobil orang, ha-ha-ha...," terdengar suara wanita dalam video tersebut.

Video tersebut ramai mendapatkan kecaman dari warganet. Aksi tak simpatik berjoget-joget hingga memanjat ambulans tersebut justru dianggap merugikan warga desa yang membutuhkan kendaraan medis tersebut.

Video sejumlah mahasiswa berjoget-joget memanjat ambulans viral di medsos. Polisi memeriksa mahasiswa tersebut (Screenshot video viral)Polisi memeriksa mahasiswa berjoget-joget memanjat ambulans yang videonya viral di medsos. (Screenshot video viral)

Polisi Panggil Mahasiswa

Polisi memanggil sejumlah mahasiswa untuk dimintai keterangan terkait video yang viral tersebut. Akhirnya diketahui bahwa ada orang yang terlibat dalam video tersebut. Mereka merupakan mahasiswa IAIN Palangka Raya yang sedang mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN).

Video itu diketahui dibuat pada Selasa (26/8) di Jalan perusahaan HT menuju Dusun Bereng Basuran, Desa Humbang Raya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Saat dimintai keterangan di Polres Kapuas, mereka mengaku spontan membuat video tersebut. Video yang viral tersebut diakui hanya untuk iseng-iseng.

"Ya, sudah diperiksa. Mereka spontan iseng melakukan hal tersebut," kata Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti kepada detikcom, Rabu (25/8/2021).

Mereka didampingi Wakil Rektor 3 IAIN Palangka Raya, Dr Sadiani, saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Kasus tersebut akhirnya diserahkan kepada pihak kampus. Nantinya para mahasiswa yang terlibat dalam video heboh itu akan menjalani sidang kode etik mahasiswa.

"Dan sudah saya serahkan kepada Rektorat IAIN, akan dikenakan sanksi kode etik mahasiswa dan sanksi akademik dari kampus melalui sidang kode etik mahasiswa," jelasnya.

Mahasiswa yang terlibat dalam video tersebut buka suara. Dan bagaimana fakta soal pembuatan video tersebut? Simak pernyataan mereka di halaman selanjutnya.