Round-Up

4 Fakta Lapak Pemulung Terbakar hingga Hangus Tak Tersisa

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 07:46 WIB
Kebakaran di lapak pemulung di Pondok Aren, Tangsel hanguskan ratusan bedeng, pada Rabu (25/8/2021) dini hari.
Ratusan rumah semipermanen rata dengan tanah akibat kebarakan lapak pemulung di Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel (Kadek Melda/detikcom)
Tangerang Selatan -

Kebakaran hebat melanda lapak pemulung di Jurangmangu, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kebakaran itu menghanguskan ratusan rumah bedeng hingga tak bersisa.

Si jago merah itu mengamuk pada Rabu (25/8) sekitar pukul 03.00 WIB, di saat warga sedang tertidur lelap. Seorang warga, Wartini (47) yang sedang masak dikagetkan dengan bunyi ledakan.

Wartini yang sedang memasak di dapur bergegas ke luar mencari tahu bunyi ledakan itu. Wartini kemudian melihat api berkobar di belakang musala.

"Saya lihat api udah gede terus saya lari-lari, bangun... bangun... kebakaran," ujar Wartini ditemui di lokasi kebakaran, Kamis (26/8/2021).

Api Cepat Membesar

Banyaknya barang-barang yang mudah terbakar membuat api semakin tidak bisa dikendalikan. Tiupan angin yang kencang memperluas amukan si jago merah.

"Jadi pas meledak kayak dikipas angin ke sana semua ke rumah belok lagi. Dari sana angin gede lagi, jadi nyamber ke sini," imbuhnya.


Tak Sempat Selamatkan Barang

Tidak lama kemudian, rumah Wartini pun ikut terbakar. Seketika dia teringat anaknya yang berusia 16 tahun masih tidur, bergegas Wartini masuk ke dalam rumah menerjang api.

"Api udah di depan, anak di atas belum bangun, udah... saya tarik aja baru dia bangun, anak usia 16 tahun. Kakaknya teriak, 'Udah, Mama, jangan masuk lagi'," imbuhnya.

Beruntung anaknya bisa diselamatkan. Namun Wartini sudah tidak bisa menyelamatkan barang-barangnya. Ia hanya bisa menyelamatkan dokumen kependudukan.

"Aku ingetnya nggak bisa nyelamatin barang, kan. Boro-boro aku nyelamatin barang, terus yang aku inget begitu meledak, habis bangunin orang, aku inget bikin KTP susah, jadi aku nyelamatin punya anak-anak dulu akta segala apa itu. KK sempet yang fotokopi aja," imbuhnya.

Baca di halaman selanjutnya, Pemkot Tangsel siapkan kontrakan

Simak juga 'Pesantren Tua di Sumsel Terbakar, Diduga Akibat Korsleting':

[Gambas:Video 20detik]