Round-Up

Kisah Muhammad Kece Bikin Resah Hingga Berakhir di Tengah Sawah 

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 06:32 WIB
Jakarta -

YouTuber Muhammad Kece akhirnya dia ditangkap Dittipidsiber Bareskrim Polri di Bali dan dibawa ke Jakarta atas dugaan kasus penistaan agama. Ternyata Muhammad Kece ditangkap di area persawahan.

Muhammad Kece awalnya diburu polisi atas dugaan kasus penistaan agama. Polisi pun mencari keberadaannya di Bali hingga akhirnya Muhammad Kece ditangkap pada Rabu (25/8) di area persawahan.

Berikut ini fakta terkait penangkapan Muhammad Kece.


Saat Ditangkap, Muhammad Kece Lari ke Sawah

YouTuber Muhammad Kece ditangkap tim Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penistaan agama. Proses penangkapannya ternyata cukup pelik karena Muhammad Kece bersembunyi di area persawahan.

detikcom memperoleh potongan video detik-detik penangkapan Muhammad Kece, Kamis (26/8/2020).

Dalam video, terlihat sejumlah polisi dari Dittipidsiber Bareskrim menggiring Muhammad Kece keluar dari area persawahan. Kondisi saat itu tampak gelap. Polisi menggunakan senter untuk menerangi jalan.

"Pak Kace, kenapa Pak Kace lari?" terdengar seorang polisi bertanya kepada Muhammad Kece. "Satu dunia nyari Pak Kace," timpal polisi lainnya. Di YouTube, Muhammad Kece memang kerap disapa Pak Kace. Dia sendiri bernama asli H Muhamad Kasman.

"Halo. Iya, baru ketemu sekarang. Ini yang menariknya ketemunya di sawah," ujar Muhammad Kece. Jalannya tampak pincang saat digiring ke mobil. Dalam foto usai penangkapan, dia tampak menggunakan tongkat.

Muhammad Kece saat ditangkap di area persawahanMuhammad Kece saat ditangkap di area persawahan Foto: dok ist

Proses penangkapan Muhammad Kece ini cukup pelik. Awalnya tim Dittipidsiber sudah mencarinya di beberapa lokasi, tapi tidak ditemukan. Sempat pula ada informasi Muhammad Kace akan menyeberang ke luar Bali, namun setelah Polda Bali dan Polres jajaran melakukan penyekatan, dia tidak juga ditemukan.

Akhirnya penyidik Dittipidsiber Bareskrim kembali ke rumah kontrakan yang diduga tempat persembunyian Muhammad Kece di wilayah Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Namun, dia tidak ada di lokasi.

Tak putus asa, penyidik Dittipidsiber Bareskrim kemudian memperluas area pencarian, termasuk ke persawahan di sekitar lokasi menggunakan senter. Upaya ini akhirnya tidak sia-sia. Polisi kemudian mendapatkan Muhammad Kece sembunyi dalam kegelapan di area persawahan tersebut.

Dirtipidsiber Bareskrim Brigjen Asep Edi Suheri memimpin langsung penangkapan ini. Dia mengatakan kasus ini menjadi atensi sejak awal karena meresahkan masyarakat. Muhammad Kece dilaporkan oleh sejumlah pihak karena konten-konten video kontroversial yang diunggahnya di YouTube bersinggungan dengan SARA.

"Dengan cara menyebarkan konten bermuatan SARA terhadap umat muslim melalui Media YouTube Channel Muhammad Kece," kata Brigjen Asep Edi Suheri dalam rilisnya, Rabu (25/8/2021).


Bareskrim Ungkap Kendala Pencarian Muhammad Kece

Kejar-kejaran antara polisi dan YouTuber Muhammad Kece terjadi di malam penangkapan. Muhammad Kece sempat lari ke sawah lantaran tahu hendak ditangkap.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Asep Edi Suheri, yang memimpin langsung penangkapan tersebut, mengatakan polisi juga sempat terkendala karena kondisi gelap gulita dan berada di tengah persawahan.

Meski pergerakan Muhammad Kece sempat sulit diketahui, Asep mengatakan akhirnya penyidik dapat mengetahui posisi tersangka kasus penistaan agama Islam tersebut

"Iya sulit terlacak. Namun akhirnya kan kita bisa dapat," ucap Asep saat dimintai konfirmasi, Kamis (26/8/2021).

Usai ditangkap, Muhammad Kece lalu ditahan Bareskrim Polri. Selengkapnya di halaman berikutnya.