20 Rumah Warga Polman Terdampak Banjir Disertai Lumpur, 10 KK Mengungsi

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 23:54 WIB
Polewali Mandar -

Sebanyak 20 rumah warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terdampak banjir setinggi 1 meter. Banjir tersebut juga disertai lumpur.

Peristiwa yang memicu kepanikan warga ini terjadi di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kamis (26/8) malam. Menurut warga, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda daerah ini sejak sore hari.

"Pas (pukul) 17.30 sudah hujan. Hujan deras juga di hulu. Setelah Maghrib air sudah naik, disertai lumpur. Sempat ada suara gemuruh," kata salah satu warga yang rumahnya terdampak banjir, Baharuddin, kepada wartawan, Kamis (26/8/2021).

Kendati hujan hanya beberapa jam, banjir kali ini dinilai yang paling parah dibanding sebelum-sebelumnya. "Kira-kira tiga jam saja sudah surut. Tetapi ini yang paling parah. Barusan air masuk di sini," terangnya.

Kepala Desa Pasiang Sitti Nurjannah mengaku sedikitnya ada dua dusun di wilayahnya yang terdampak paling parah. Beberapa keluarga mengungsi.

"Kalau yang terdampak kurang-lebih 20 keluarga, dua dusun, Dusun Tajangan dan Fusun Tabone," ujar Nurjannah.

"Kurang-lebih 10 keluarga yang mengungsi," ucap Nurjannah.

Menurut Nurjannah, banjir bukan hanya dipicu oleh tingginya curah hujan, tetapi juga akibat penyumbatan pintu bendungan. Selain itu, penyempitan sungai juga disebut sebagai salah satu faktor yang menyebabkan banjir.

"Akibat tadi pengaruh lama hujan deras, terus bendungan tersumbat, banyak kayu yang hanyut, perlu normalisasi sungai, karena sungai juga sudah menyempit, " bebernya.

Berdasarkan pantauan wartawan, puluhan warga setempat bahu-membahu menyingkirkan material kayu dan sampah yang menyumbat pintu bendungan. Sementara itu, warga lainnya bekerja keras menyingkirkan lumpur yang mengendap di rumah masing-masing.

Sejauh ini pemerintah desa masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang dialami akibat peristiwa ini.

(isa/isa)