detikcom Do Your Magic

Anggota Dewan Desak Pemprov DKI Cepat Perbaiki Pasar Minggu yang Terbakar

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 17:06 WIB
Asesmen audit kelayakan struktur bangunan pada Blok C Pasar Minggu yang terbakar. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Asesmen audit kelayakan struktur bangunan pada Blok C Pasar Minggu yang terbakar. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Sudah empat bulan berlalu sejak Pasar Inpres Blok C Pasar Minggu dilalap si jago merah. Bangunan tersebut belum juga direnovasi, diperbaiki, atau dibangun ulang. Pedagang masih berharap bangunan itu diperbaiki supaya mereka bisa mencari nafkah lebih mudah seperti sedia kala. Anggota dewan mendorong Pemprov DKI Jakarta cepat mengambil keputusan.

"Kita mendesak untuk bisa dipercepat. Kalau mau langsung renovasi, ya renovasi. Kalau mau bongkar total, ya bongkar total," kata Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI, Yuke Yurike, kepada wartawan, Kamis (26/8/2021).

Pihak Perumda Pasar Jaya (BUMD) menyatakan masih mengkalkulasi apakah bagian pasar yang terbakar itu perlu dibangun ulang atau direnovasi saja. Sementara ini, pedagang menempati lapak sementara. Pedagang mengeluh lantaran lokasi sementara kurang strategis seperti tempat mereka terdahulu. Yuke Yurike mendorong solusi yang tepat dan cepat, karena pedagang harus bisa tetap melangsungkan kegiatan ekonominya dengan baik.

"PPKM sudah mulai diperlonggar, sedangkan pasar adalah tempat yang sangat diperlukan untuk mencari nafkah. Namun kalau belum ada kepastian soal lokasi ini akan dibangun atau tidak, pedagang-pedagang ini nasibnya bagaimana?" kata Yuke.

Blok C Pasar Minggu sisa kebakaran, belum kunjung dibangun atau diperbaiki. 6 Agustus 2021. (Athika Rahma/detikcom)Blok C Pasar Minggu sisa kebakaran, belum kunjung dibangun atau diperbaiki. 6 Agustus 2021. (Athika Rahma/detikcom)

Yuke, yang juga anggota Komisi D (Bidang Pembangunan), akan membawa masalah ini ke dalam rapat pembahasan di tingkat komisi. Apabila masalah pembangunan atau perbaikan bangunan berpangkal pada kurangnya anggaran, pembangunan atau perbaikan pasar yang terbakar itu tetap harus diutamakan.

"Ini kan bisa diprioritaskan, karena ini urusannya adalah pusat perekonomian, khususnya pasar," kata Yuke.

Selanjutnya, keterangan Perumda Pasar Jaya: